Berita

Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri/Ist

Politik

Megawati Sedih Ganti Presiden Ganti Kebijakan: Seperti Tari Poco-poco

JUMAT, 09 MEI 2025 | 09:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Indonesia seharusnya memiliki peta pembangunan nasional yang jelas ke depan. Sehingga, setiap pergantian pemimpin tidak selalu berubah-ubah kebijakannya. 

Hal itu disampaikan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dalam pidatonya pada acara Malam Penganugerahan Trisakti Tourism Award 2025 di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis malam, 8 Mei 2025. 

"Gawat republik ini. Maunya itu opo. Aturan bolak-balik gonta ganti. Saya bilang seperti nari poco-poco. Mbok ya satu kali saja dreetttt gitu Lo. Ganti menteri, ganti presiden. Tulis. Itu sudah ada yang mau dijalankan itu opo. Jangan bolak-balik ganti aturan," kata Megawati. 


Presiden ke-5 RI itu mengaku sedih sekaligus heran. Ia pun bertanya-tanya negara Indonesia mau dibawa ke mana dengan aturan yang kerap berganti-ganti setiap kepemimpinan nasional berganti.

"Saya sedih. Saya kenapa berani ngomong begini. Karena ini kebenaran. Coba saja kamu rasakan. Masa seperti ini. Maunya jadi apa? Mau republik apa? Jawab. Saya ingin jawaban. Supaya saya tidak ngomongin lagi. Betul," ujarnya. 

Megawati lantas menyarankan agar ke depan dibuatkan peta pembangunan Indonesia dalam 100 tahun ke depan. Ini penting untuk mencegah aturan yang berganti-ganti setiap ganti kepemimpinan. 

"Karena menurut saya. Sudah saja. Bikin satu perjalanan ke depan itu kayak Bali 100 tahun. Keren. Hanya pergantian orang. Tapi ininya tetap dijalankan. Supaya tidak poco-poco. Sudah bagus karena ganti aturan. Mundur lagi. Mending mundurnya sama. Kalau sini maju dua langkah. Makanya tau tau lima langkah," katanya. 

Megawati pun mempertanyakan apa kemauan dari para pemimpin-pemimpin bangsa Indonesia dewasa ini. 

"Itu kan saya perhatikan. Ini sebetulnya. Pemimpin-pemimpin Di negara ini maunya apa. Saya pernah mimpin. Dua tahun Wapres. Tiga tahun Presiden. Terus keadaannya krisis. Saya bilang. Nasib saya, Dapat apa? Dapat sampah. Saya ngomong dulu. Ngomong itu. Emang benar? Harus membetulkan. Supaya kehidupan tetap berjalan. Sekarang pertanyaan saya Mau apa hayo? Jawab dong. Mau mejeng? Apa yang mau dimejengin," tandasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya