Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

OpenAI dan FDA Bahas Penggunaan AI dalam Dunia Medis

KAMIS, 08 MEI 2025 | 14:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau AI dalam dunia kesehatan Amerika Serikat terus berkembang, ditandai kerja sama antara OpenAI dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA).

Dikutip dari Wired, Kamis 8 Mei 2025, baru-baru ini para pihak telah bertemu untuk membahas penggunaan teknologi tersebut oleh regulator kesehatan.

Sumber yang dekat dengan proyek tersebut mengatakan bahwa tim kecil dari OpenAI telah bertemu dengan FDA dan dua rekan dari apa yang disebut Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) yang dipimpin Elon Musk beberapa kali dalam beberapa minggu terakhir.


Kelompok tersebut telah membahas sebuah proyek yang disebut cderGPT, yang kemungkinan merupakan singkatan dari Center for Drug Evaluation , yang mengatur obat bebas dan obat resep di AS, dan Research GPT.  Jeremy Walsh, yang baru-baru ini ditunjuk sebagai pejabat AI pertama FDA, telah memimpin diskusi tersebut.

Sebelumnya, komisaris FDA Marty Makary dalam postingan di X mendukung pemanfaatan AI dalam dunia medis.

"Mengapa butuh waktu lebih dari 10 tahun untuk obat baru dipasarkan?" tulis Makary pada hari Rabu.

"Mengapa kita tidak dimodernisasi dengan AI dan hal-hal lainnya? Kami baru saja menyelesaikan tinjauan ilmiah pertama yang dibantu AI untuk sebuah produk dan itu baru permulaan," lanjutnya.

Pernyataan tersebut menyusul pertemuan tahunan Asosiasi Rumah Sakit Amerika awal minggu ini, di mana Makary berbicara tentang potensi AI untuk membantu persetujuan perawatan baru untuk diabetes dan jenis kanker tertentu.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

DPR Minta Data WNI di Kawasan Konflik Diperbarui, Evakuasi Harus Disiapkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:17

Umat Diserukan Salat Gerhana Bulan dan Perbanyak Memohon Ampunan

Selasa, 03 Maret 2026 | 14:05

KPK Terus Buru Pihak Lain yang Terkait dalam OTT Bupati Pekalongan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:56

Putin dan MBS Diskusi Bahas Eskalasi Timur Tengah

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

MBG Perkuat Fondasi SDM Sejak Dini

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:46

Siap-siap Libur Panjang Lebaran 2026, Catat Jadwal Sekolah dan Cuti Bersama

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:45

Angkat Kaki dari BOP Keputusan Dilematis bagi Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:40

Sunni dan Syiah Tak Bisa Dibentur-benturkan

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:25

Perang Iran-AS Bisa Picu PHK Besar-besaran di Indonesia

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:19

Melania Bicara Perlindungan Anak di DK PBB Saat Perang Iran Makin Panas

Selasa, 03 Maret 2026 | 13:18

Selengkapnya