Berita

Potret asap hitam mengepul dari atap kapel Sistina pada Rabu malam, 7 Mei 2025/Net

Dunia

Asap Hitam Mengepul dari Kapel Sistina, Tanda Belum Ada Paus Terpilih

KAMIS, 08 MEI 2025 | 12:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Asap hitam mengepul dari cerobong asap Kapel Sistina pada Rabu malam waktu setempat, 7 Mei 2025, menandakan belum terpilihnya paus baru dalam konklaf yang diikuti 133 kardinal dari seluruh dunia. 

Ribuan peziarah yang memadati Lapangan Santo Petrus bersorak ketika asap akhirnya terlihat, meski kecewa karena belum ada hasil.

Konklaf ini merupakan salah satu yang paling beragam secara geografis dalam sejarah Gereja Katolik yang berusia 2.000 tahun. 


Para kardinal hanya melakukan satu putaran pemungutan suara pada Rabu malam sebelum istirahat untuk malam itu. Mereka melanjutkan pemungutan suara pada Kamis pagi, 8 Mei 20205 untuk mencari pengganti Paus Fransiskus.

“Harapan saya adalah para kardinal akan memilih seorang pria yang dapat menjadi pembawa damai dan dapat menyatukan kembali gereja,” kata Gabriel Capry (27), peziarah asal London, seperti dimuat Associated Press.

Prosesi pembukaan konklaf berlangsung khidmat, penuh ritual, nyanyian Latin, dan harum dupa. 

Para kardinal memasuki Kapel Sistina sambil melantunkan Litani Para Santo, kemudian mengucapkan sumpah untuk menjaga kerahasiaan penuh.

Setelah itu, terdengar seruan extra omnes, tanda agar semua orang yang tidak berhak memilih meninggalkan ruangan, meninggalkan para kardinal dalam isolasi penuh.

Kardinal Pietro Parolin, sekretaris negara Vatikan berusia 70 tahun dan salah satu kandidat terkuat, memimpin jalannya proses. 

“Tunggu dan lihat, sedikit kesabaran, tunggu dan lihat,” ujar Kardinal Mario Zenari, duta besar Vatikan untuk Suriah, kepada wartawan.

Konklaf kali ini dibayangi ketidakpastian. Paus Fransiskus sebelumnya menunjuk 108 dari 133 kardinal pemilih, banyak di antaranya berasal dari negara-negara nontradisional seperti Mongolia, Swedia, dan Tonga. 

Ketegangan pun muncul karena sebagian besar kardinal belum saling mengenal dengan baik, memunculkan spekulasi bahwa proses pemilihan bisa memakan waktu lama.

Di luar Kapel Sistina, suasana bercampur harap dan cemas. Lisette Herrera (54), turis asal Republik Dominika, memutuskan mengunjungi Lapangan Santo Petrus ketimbang Trevi Fountain. 

“Saya berdoa kepada Roh Kudus untuk seorang paus muda yang akan tinggal bersama kita untuk waktu yang lama,” ujarnya penuh haru.

Sementara itu, berbagai kelompok melobi dan menyampaikan aspirasi mereka menjelang konklaf. Kaum muda Katolik mengirim surat terbuka, kelompok konservatif menyebarkan profil kandidat, para korban pelecehan menuntut tindakan tegas, bahkan kelompok pendukung penahbisan perempuan mengirim asap merah muda sebagai bentuk protes.

Para pengamat menyebut sejumlah nama kuat yang masuk daftar papabile atau kandidat potensial, termasuk Kardinal Luis Tagle (Filipina), yang berpeluang menjadi paus Asia pertama, dan Kardinal Peter Erdo (Hongaria), yang mewakili kubu konservatif.

Tantangan yang menanti paus baru tak kecil: dari isu perempuan, LGBTQ+, lingkungan, migran, hingga penyelesaian skandal pelecehan seksual yang mencoreng gereja.

Keputusan para kardinal akan menentukan arah Gereja Katolik, apakah melanjutkan warisan progresif Fransiskus atau justru berbalik ke arah yang lebih konservatif.

Dengan setidaknya membutuhkan 89 suara dari mayoritas dua pertiga, para kardinal diperkirakan masih harus melewati beberapa putaran pemungutan suara. 

“Segala sesuatunya mendukung kesadaran akan kehadiran Tuhan,” ujar Kardinal Giovanni Battista Re, mengingatkan para kardinal akan beban tanggung jawab mereka di bawah lukisan Penghakiman Terakhir karya Michelangelo.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya