Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Trend PHK Big Tech Berlanjut, Google Pangkas Ratusan Staf

KAMIS, 08 MEI 2025 | 12:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan teknologi raksasa Google kembali memangkas sekitar 200 karyawannya di berbagai unit bisnis di seluruh dunia. 

Langkah Google diambil sebagai bagian dari tren perusahan teknologi besar atau Big Tech untuk lebih fokus mengembangkan pusat data dan kecerdasan buatan (AI).

"Google melakukan beberapa perubahan kecil di berbagai tim untuk meningkatkan kerja sama dan mempercepat pelayanan kepada pelanggan," ujar perwakilan perusahaan, dikutip dari Reuters, Kamis, 8 Mei 2025.


Ini bukan pertama kalinya Google melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Sebelumnya, ratusan karyawan dari unit platform dan perangkat - termasuk Android, ponsel Pixel, dan peramban Chrome - juga terkena dampak pengurangan karyawan.

Pada Januari 2023, induk Google, Alphabet, juga sempat mengumumkan PHK besar-besaran sebanyak 12.000 karyawan, atau sekitar 6 persen dari total tenaga kerjanya. Per akhir Desember 2024, Google tercatat memiliki 183.323 karyawan.

Tren PHK ini juga terjadi di perusahaan teknologi besar lainnya. Meta, induk Facebook, memberhentikan sekitar 5 persen karyawan dengan performa terendah pada Januari, meskipun mereka masih merekrut insinyur di bidang machine learning.

Microsoft memangkas 650 karyawan dari divisi Xbox pada September. Sementara Amazon juga melakukan PHK di beberapa unit, termasuk bagian komunikasi. Apple turut menghapus sekitar 100 posisi di divisi layanan digitalnya tahun lalu.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya