Berita

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Ade Suherman, ikut panen sayuran bersama kelompok petani kota di RW 06, Kelurahan Kebagusan, Jagakarsa, Jakarta Selatan/Ist

Nusantara

Sejalan dengan Asta Cita

Urban Farming Bisa jadi Motor Ekonomi Keluarga

KAMIS, 08 MEI 2025 | 10:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keterbatasan lahan pertanian di Jakarta tidak membuat warga RW 06, Kelurahan Kebagusan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, patah semangat.

Banyak warga memanfaatkan lahan pekarangan yang ada untuk ditanami sayuran seperti bayam, kangkung, sawi, dan cabai yang dikelola secara organik. Hasilnya warga berhasil mengembangkan pertanian kota secara mandiri. 

Capaian ini pun mendapat apresiasi dari Anggota DPRD DKI Jakarta, Ade Suherman, yang berkesempatan ikut panen sayuran bersama kelompok petani warga.


"Urban farming adalah solusi konkret untuk menciptakan lingkungan hijau sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga,” ujar Ade lewat keterangan tertulisnya, Kamis 8 Mei 2025.

Kegiatan ini sejalan dengan aturan pemanfaatan ruang terbuka hijau di Jakarta dan juga mendukung Perda Ketahanan Pangan. DPRD pun akan terus mengawal agar aturan ini benar-benar dijalankan dan dirasakan manfaatnya oleh warga.

Ia juga mendorong Pemprov DKI untuk memberi dukungan teknis, bibit unggul, dan insentif kepada petani kota agar program ini bisa berlanjut dan berkembang. Menurutnya, pertanian kota berpotensi jadi penggerak ekonomi lokal jika digabungkan dengan koperasi dan UMKM.

Upaya ini yang dilakukan warga ini secara tidak langsung mendukung program swasembada pangan nasional dan sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo. 

"Pertanian kota bisa menjadi salah satu motor ekonomi lokal, apalagi jika diintegrasikan dengan koperasi, UMKM, dan program ketahanan keluarga. DPRD akan terus mendorong agar ada anggaran yang berpihak pada gerakan ini,” tandas Ade.



Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya