Berita

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nur Afni Sajim/Ist

Nusantara

PHK Meningkat, Pemprov DKI Jangan cuma jadi Penonton

KAMIS, 08 MEI 2025 | 10:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Lonjakan kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di Jakarta mendapat sorotan dari Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nur Afni Sajim.

Politikus Partai Demokrat itu meminta Pemprov DKI Jakarta segera mengambil langkah strategis untuk mengatasi dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan.

Tingginya angka PHK menjadi sinyal bahwa kebijakan ketenagakerjaan dan iklim usaha di Jakarta perlu dievaluasi. Ia menekankan Pemprov DKI tidak bisa hanya menjadi penonton dan harus segera turun tangan dengan solusi konkret yang berpihak pada masyarakat.


"Fenomena ini bukan hanya berdampak langsung pada stabilitas ekonomi warga, tetapi juga menimbulkan ancaman terhadap meningkatnya angka pengangguran dan memperlebar jurang ketimpangan sosial di ibu kota," kata Afni lewat keterangan tertulis, Kamis 8 Mei 2025.

Fraksi Partai Demokrat mendorong Pemprov DKI untuk membuka lebih banyak lapangan kerja strategis di sektor digital, ekonomi kreatif, energi terbarukan, serta program padat karya berbasis komunitas. 

Selain itu, program pelatihan ulang (reskilling) bagi pekerja terdampak juga dinilai sangat penting agar mereka bisa beradaptasi dengan pasar kerja yang kian kompetitif.

Afni juga mengusulkan sejumlah program konkret, antara lain Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) modern di setiap kecamatan dan kelurahan, dengan pelatihan yang sesuai tren pasar seperti konten kreator, animasi, dan keterampilan bersertifikasi lainnya.

Lalu dukungan modal dan pembinaan bagi UMKM untuk menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat ekonomi lokal. Penyelenggaraan job fair dan pelatihan kerja terintegrasi untuk mempertemukan pencari kerja dan perusahaan.

Serta layanan konseling 24 jam bagi pekerja muda yang terdampak PHK, sebagai pendampingan psikologis dan bimbingan karier.

“Kami di Fraksi Partai Demokrat akan terus mengawal agar setiap kebijakan benar-benar berpihak pada rakyat dan menjadikan Jakarta sebagai kota yang layak bagi pekerja," pungkas Afni.



Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya