Berita

Anggota Fraksi PAN DPR, Farah Puteri Nahlia/Net

Politik

Subang Kini Berkembang jadi Primadona Raksasa Industri Dunia

RABU, 07 MEI 2025 | 18:04 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Subang, salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Barat, kini mencuat sebagai kawasan industri baru yang sangat menjanjikan bagi investor asing. 

Kawasan ini tidak hanya menawarkan lokasi yang sangat strategis, tetapi juga didukung oleh infrastruktur modern, kawasan industri berbasis teknologi, serta komitmen pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Dikatakan Anggota Fraksi PAN DPR, Farah Puteri Nahlia, potensi akan perkembangan Kabupaten Subang sebagai kawasan strategis bagi penanaman modal asing sudah sepatutnya mendapat dukungan semua elemen.


“Subang memiliki semua elemen strategis yang dicari investor global akses logistik kelas dunia, infrastruktur pelabuhan ekspor, dan kawasan industri modern yang siap bersaing di tingkat internasional,” ujar Farah kepada wartawan, Rabu 7 Mei 2025.

Farah menyoroti kemajuan pembangunan Pelabuhan Patimban dan Subang Smartpolitan sebagai bukti konkret keberhasilan kebijakan strategis nasional yang benar-benar menyentuh daerah. 

Menurutnya, keberadaan pelabuhan berstandar internasional di Subang akan mengubah wajah ekspor Indonesia, khususnya di sektor otomotif dan manufaktur.

Data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan bahwa Jawa Barat tetap menjadi provinsi dengan realisasi investasi tertinggi di Indonesia selama lima tahun terakhir. 

Pada tahun 2024, Subang menyumbang lebih dari Rp 12 triliun dari total investasi di Jawa Barat, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Sektor dominan di Subang meliputi industri pengolahan, logistik, dan teknologi berbasis manufaktur hijau.

Hal ini diperkuat dengan masuknya perusahaan global seperti BYD dan Xinfung Industry dari China yang baru-baru ini memilih Subang Smartpolitan sebagai lokasi ekspansinya.

Dengan kombinasi keunggulan geografis, infrastruktur kelas dunia, serta dukungan regulasi yang kuat, Farah meyakini bahwa Subang akan terus tumbuh menjadi kawasan investasi asing yang strategis dan berpengaruh dalam peta ekonomi nasional.

“Saya percaya Subang bisa jadi episentrum industri masa depan yang inklusif, hijau dan digital,” pungkasnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya