Berita

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi/Ist

Politik

Batal Mundur, Hasan Nasbi Harus Perbaiki Diri

RABU, 07 MEI 2025 | 13:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk mempertahankan Hasan Nasbi sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO).

Pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno menyebut, kesempatan kedua seperti ini jarang diberikan dan harus dimanfaatkan dengan baik.

"Tentu ini adalah semacam kesempatan kedua yang diberi oleh presiden kepada Hasan supaya dia terus menjadi salah satu jurubicara yang mungkin di kemudian hari diandalkan," ujar Adi lewat kanal YouTube miliknya, Rabu 7 Mei 2025.


Meski demikian, Adi mengingatkan Hasan agar memperbaiki gaya komunikasi politiknya yang sebelumnya menuai kontroversi. Ia menyebut beberapa pernyataan Hasan sebelumnya kerap dianggap tidak terukur dan memicu kegaduhan publik.

"Kalau itu terulang, maka citra komunikasi Istana dan pemerintah bisa terdampak secara signifikan, terutama dari sisi negatif," kata Direktur Parameter Politik Indonesia itu.

Adi menambahkan, keputusan mempertahankan Hasan mencerminkan keyakinan Prabowo terhadap kapasitas dan kompetensinya. Namun ia mengingatkan, komunikasi PCO harus dievaluasi.

"Karena yang disampaikan oleh PCO dianggap sebagai replika dianggap sebagai duplikat dari kepentingan dan ada unsur-unsur pemerintah dan istana," pungkasnya.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya