Berita

Musisi kawakan sekaligus Anggota DPR Fraksi Gerindra Dhani Ahmad Prasetyo alias Ahmad Dhani/RMOL

Politik

Sidang MKD soal Rayen Pono, Ahmad Dhani: 100 Persen Slip of The Tongue

RABU, 07 MEI 2025 | 11:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Musisi kawakan sekaligus Anggota DPR Fraksi Gerindra Dhani Ahmad Prasetyo alias Ahmad Dhani menghadiri sidang etik Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada hari ini, Rabu 9 Mei 2025.

Sidang ini buntut pelaporan musisi Rayen Pono ke MKD DPR atas dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oleh Ahmad Dhani.

Pentolan Group Band Dewa 19 itu dianggap mengubah nama Rayen Pono menjadi Rayen Porno dalam undangan debat terbuka soal royalti musik yang digelar di Artotel Ruang Bagaspati Senayan, Jakarta pada Kamis, 10 April 2025.


Dalam persidangan yang dipimpin langsung oleh Ketua MKD DPR Nazaruddin Dek Gam, Ahmad Dhani menegaskan bahwa dirinya tidak ada tendensi untuk melecehkan marga Pono sebagaimana dilaporkan Rayen Pono ke MKD.

“Itu murni 100 persen slip of the tongue (keselip lidah),” ucap Ahmad Dhani.

Meski begitu, Ahmad Dhani menegaskan bahwa pihaknya siap jika harus menjalani hukuman akibat keseleo lidah atas ucapannya tersebut.

“Dan yang bersangkutan sudah melaporkan saya ke Kepolisian dan saya akan menjalani proses hukum itu kalau memang ada Yang Mulia dan itu 100 persen pure slip of the tongue,” tuturnya.

Lebih jauh, Ahmad Dhani pun memohon kepada Mahkamah MKD untuk bagaimana selanjutnya jika keseleo lidah dianggap unsur pidana.

“Mohon arahan Yang Mulia kalau memang ada seperti yang tadi, kalau memang ada unsur pidana daripada slip of the tongue, mohon arahan juga bagaimana seharusnya saya sebagai anggota DPR untuk bertindak selanjutnya, begitu Yang Mulia,” pungkasnya.

Sekadar informasi, Ahmad Dhani diperiksa MKD DPR terkait dua aduan sekaligus, yakni terkait pernyataan naturalisasi pemain sepak bola dan laporan terkait Rayen Pono.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya