Berita

Insiden kebakaran truk NPS milik Yonif 509/BY Jalan Tol Gempol–Pandaan Km 774-200, Senin malam, 5 Mei 2025/Ist

Pertahanan

Satu Prajurit TNI Gugur dalam Insiden Kebakaran Truk NPS

RABU, 07 MEI 2025 | 02:37 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Serka Untung Avisilia dari Baton/Ban/A Yonif 509/BY meninggal dunia usai truk NPS milik Yonif 509/BY yang mengangkut perlengkapan prajurit dan amunisi terbakar saat melaksanakan Pergeseran Pasukan (Serpas) dari Dermaga Ujung Surabaya menuju homebase di Jember, Jawa Timur pada Senin malam, 5 Mei 2025.

"Serka Untung Avisilia meninggal dunia, sedangkan Serma Yohanes Leonardus Dhino Adi Setiawan mengalami cedera serius dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Pusdik Shabara," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen Kristomei Sianturi dalam keterangan resmi pada Selasa, 6 Mei 2025.

Adapun kejadian berlangsung di Jalan Tol Gempol–Pandaan Km 774-200 sekitar pukul 21.40 WIB.


Saat itu, truk NPS bernomor 8016-01 yang dikemudikan oleh Koptu Devi menepi setelah terlihat adanya percikan api dari bagian atas truk.

Api tersebut semakin membesar dan menyebabkan truk yang berisi perlengkapan dan amunisi tersebut terbakar.
 
Dua prajurit yang berada di dalam truk NPS 8020-01 tepat berada di belakang truk terbakar berupaya menyelamatkan diri dengan melompat keluar tembok pembatas jalan tol guna menghindari terjadinya ledakan yang lebih besar.

Sayangnya, saat berusaha melompat ternyata tempat yang dituju jurang.

"Insiden ini juga mengakibatkan kerugian materiil berupa 1 unit truk NPS yang terbakar, serta sejumlah amunisi yang turut musnah," jelasnya.
 
Mabes TNI pun menyampaikan rasa belasungkawa atas meninggalnya seorang prajurit terbaik TNI AD akibat insiden tersebut.

Langkah selanjutnya, TNI-Polri telah memerintahkan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap penyebab insiden ini, serta memastikan bahwa seluruh hak dan santunan bagi korban serta keluarga akan diberikan sesuai ketentuan yang berlaku. 

"Semoga kejadian serupa tidak terulang di masa yang akan datang,” tegas Kapuspen TNI.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Giliran ASN dan Pejabat Bea Cukai Diperiksa KPK

Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:56

Usulan ATM MBG Bakal Dibahas di Komisi IX DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:40

UPDATE

Penanganan Kabupaten Terdampak Gempa NTT Terus Difokuskan Kemensos

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:21

KPK Ungkap Pengondisian Pembagian Kuota Haji 50:50 Sebelum MoU RI-Arab Saudi

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:16

BNPB Perkuat OMC Tangani Karhutla di Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:02

Iran Pamerkan Pabrik Rudal Balistik Bawah Tanah

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:26

Pasukan Darat dan Water Bombing Dikerahkan Padamkan Karhutla Kalsel

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:21

KPK Usut Dugaan Korupsi PBJ Era Bupati Bogor Rudy Susmanto

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:13

Prabowo dan Jokowi Hadiri Pernikahan Kasespri Rizky Irmansyah di JCC

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:07

Desa Sade Terbakar, Ini Sejarah dan Asal-usul Masyarakat Suku Sasak

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:52

Ada Gerhana Bulan Sebagian Akhir Agustus 2026, Catat Jadwalnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:43

Karhutla Kalsel, Api Tak Terlihat tapi Gambut Masih Berasap

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:13

Selengkapnya