Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/RMOL

Politik

Sri Mulyani:

Ekonomi Kuartal I-2025 Tetap Tumbuh Resilien di Tengah Ketidakpastian Global

SELASA, 06 MEI 2025 | 11:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai ekonomi Indonesia pada kuartal I-2025 tetap tumbuh resilien sebesar 4,87 persen (yoy) di tengah ketidakpastian global yang sangat menantang.

Menurut Sri Mulyani, konsumsi rumah tangga tetap terjaga berkat berbagai insentif dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta harga pangan yang terjangkau. 

Dari sisi belanja, APBN, kata Sri Mulyani, masih mampu mendukung pelaksanaan program prioritas pada masa transisi pemerintahan baru.


"Optimisme terus dijaga, didukung komitmen Pemerintah dengan memastikan APBN bekerja optimal dalam melindungi masyarakat, termasuk memastikan ekonomi tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Sri Mulyani dalam keterangan resmi, Selasa 6 Mei 2025.

Berdasarkan komponen pengeluaran, konsumsi rumah tangga mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,89 persen. Hal ini didukung oleh meningkatnya mobilitas masyarakat seiring dengan libur tahun baru serta pergeseran libur Ramadan dan Idulfitri ke Kuartal I. 

Sri Mulyani menekankan bahwa daya beli masyarakat yang tetap terjaga didukung oleh berbagai insentif Pemerintah melalui pemberian THR dan stimulus fiskal seperti diskon tarif listrik dan tol, Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) properti, serta Pajak Penghasilan (PPh) 21 DTP sektor padat karya.

Pemerintah juga dinilai berhasil menjaga harga pangan yang terjangkau melalui optimalisasi peran Bulog dalam stabilisasi harga.

Meski demikian, konsumsi pemerintah mengalami kontraksi 1,38 persen. 

Sri Mulyani menjelaskan bahwa hal ini disebabkan high base effect belanja pada Kuartal I 2024 yang tinggi karena pelaksanaan pemilu dan belanja bantuan sosial (bansos) yang dipercepat untuk mitigasi dampak El Nino. 

“(Namun) belanja pemerintah menunjukkan peningkatan yang cepat di akhir Kuartal I di tengah masa transisi pemerintahan,” sambung Sri Mulyani.

Sementara itu ekspor tumbuh stabil sebesar 6,78 persen, ditopang oleh ekspor komoditas sawit (HS15) dan besi baja (HS72) yang masing-masing tumbuh 36,0 persen dan 6,6 persen.

Ke depan, Sri Mulyani menekankan bahwa dinamika perekonomian global masih sangat menantang. 

Pemerintah, katanya, akan terus melakukan pemantauan berkala dan upaya mitigasi dampak ketidakpastian melalui deregulasi, pembentukan satgas ketenagakerjaan, serta strategi mitigasi risiko untuk menjaga stabilitas ekonomi, melindungi dunia usaha, dan menjaga daya beli masyarakat. 

“Pemerintah juga secara dini telah melakukan negosiasi bilateral dan mendorong kerja sama di berbagai forum multilateral untuk mengatasi tantangan geopolitik global,” kata Sri Mulyani.

Selain itu, koordinasi antar Kementerian/Lembaga (K/L) akan terus diperkuat untuk mengatasi hambatan perdagangan dan investasi, serta mendorong sektor-sektor bernilai tambah tinggi. 

Realisasi penyerapan anggaran akan dipercepat dengan fokus pada belanja negara yang lebih produktif, termasuk implementasi program prioritas seperti makan bergizi gratis dan dukungan untuk sektor perumahan melalui perluasan target Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).



Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya