Berita

Kebersamaan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo/Ist

Politik

Mustahil Prabowo jadi Boneka Jokowi

Berdarah Biru Politik Sejak Lahir
SELASA, 06 MEI 2025 | 09:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menolak disebut menjadi "boneka" Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi dikomentari Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno.

Menurutnya, komunikasi antara Prabowo dengan mantan presiden adalah bentuk etika kenegaraan, bukan tanda dikendalikan.

“Publik kadang terlampau sederhanakan apa pun," kata Adi kepada RMOL, Selasa 6 Mei 2025.


Dengan pengalaman, jaringan, dan jam terbang yang tinggi, analis politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu menilai Prabowo memiliki kapasitas mumpuni sebagai pemimpin bangsa.

“Prabowo itu orang hebat. Darah biru politik sejak lahir," kata Adi.

Adi juga menegaskan bahwa Prabowo memiliki dukungan politik yang kuat, pengalaman internasional, serta kekuatan penuh untuk memimpin, sehingga kecil kemungkinan untuk dikendalikan pihak mana pun.

“Tak ada celah diatur-atur siapa pun,” ungkap Adi Prayitno.

Dalam sidang kabinet di Istana Merdeka, Senin 5 Mei 2025, Prabowo menegaskan bahwa hubungan konsultatif dengan Jokowi merupakan hal yang wajar dalam proses transisi pemerintahan. 

“Saya dibilang presiden boneka, saya dikendalikan oleh Pak Jokowi. Seolah Pak Jokowi tiap malam telepon saya. Saya katakan itu tidak benar,” tegas Prabowo di hadapan para menteri.



Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya