Berita

Anggota polisi menngalami lua-luka saat amankan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Lampung/Ist

Presisi

Dua Polisi Dirawat di RS Buntut Demo Ricuh di Depan DPRD Lampung

SELASA, 06 MEI 2025 | 09:36 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dua anggota Polri mengalami luka di bagian kepala dan harus menjalani perawatan intensif usai mengamankan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Lampung pada Senin 5 Mei 2025.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Alfret Jacob Tilukay  menjenguk kedua anggotanya yang dirawat di dua rumah sakit berbeda di Bandar Lampung. 

Dua anggota Polri itu mengalami luka akibat lemparan batu dan benda tumpul saat mengamankan aksi massa dari Aliansi Masyarakat Peduli Petani Singkong Indonesia Provinsi Lampung.


“Malam ini saya didampingi pejabat utama menjenguk dua personel yang terluka saat mengamankan aksi unjuk rasa siang tadi,” kata Kombes Alfret dikutip dari RMOLLampung.

Selain memberikan motivasi, Kapolresta juga memberikan tali asih kepada keduanya sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas tugas yang dijalankan.

“Semoga kehadiran kami di sini dapat memotivasi mereka untuk cepat pulih, dan keluarga diberi kesabaran dalam mendampingi proses penyembuhan,” kata Kapolresta.

Dua anggota Polri yang dirawat adalah Bripka Yuli Setiawan di RS Bhayangkara Lampung. Ia mengalami luka robek di bagian kepala dan harus menjalani tindakan medis berupa 11 jahitan. 

Sementara Bripka Ali Hanafi mengalami luka di pelipis kiri dan lengan kiri, dan sedang menjalani perawatan intensif di RS Bumi Waras Lampung.

Dalam aksi pengamanan tersebut, total 10 anggota kepolisian mengalami luka, dengan dua di antaranya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya