Berita

Ketua Pelaksana, Kevin Wu dan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar/Ist

Nusantara

Menag Nasaruddin Hadiri Pindapatta Nasional Penuh Cinta Kasih

SENIN, 05 MEI 2025 | 03:56 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ribuan umat Buddha telah memadati kawasan MGK Kemayoran dan lintasan Jalan Benyamin Sueb, Jakarta Pusat pada Minggu, 4 Mei 2025 subuh.

Mereka hendak mengikuti Gema Waisak Pindapatta Nasional 2025, yang diselenggarakan oleh Sangha Theravada Indonesia (STI), dalam memperkuat peran agama, budaya, dan lingkungan dalam merawat harmoni kehidupan masyarakat yang tahun ini memasuki pelaksanaan ke-14.

Ketua Pelaksana, Kevin Wu menjelaskan sebanyak 59 Bhikkhu Sangha dan 800 panitia dari Keluarga Buddhis Theravada Indonesia (KBTI) — yang terdiri dari STI, Magabudhi, Wandani, dan Patria terlibat aktif dalam kegiatan yang berlangsung dari pukul 06.00 hingga 10.30 WIB.


Usai Pindapatta, rangkaian dilanjutkan dengan donor darah, pengobatan gratis, kesenian, dan penuangan Eco-enzim, dll di area dalam gedung MGK Kemayoran.

"Pindapatta bukan sekadar prosesi keagamaan, tapi juga ruang bagi umat untuk menanam kebajikan bagi diri, keluarga, dan leluhur mereka. Gema Waisak tahun ini kami selenggarakan dengan semangat kolaboratif dan inklusif. Kami ingin menunjukkan bahwa berdana bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang membangun kepedulian kolektif untuk masa depan yang lebih baik,” ujar Kevin dalam keterangan resmi.

Selain itu, dalam Pindapatta tahun ini, pihak panitia juga memperkenalkan Lembar Pavarana.

"Ini agar umat dapat berdana dengan lebih tepat sasaran, sekaligus mencegah potensi mubazir. Tapi tentu, semua bentuk derma, baik fisik maupun komitmen, tetap kami terima dengan penuh rasa syukur," kata Kevin.

Hadir secara langsung, Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, mengapresiasi acara yang disambut meriah oleh umat Buddha.

“Ini adalah praktik spiritual yang luhur, tapi juga menjadi pesan sosial yang kuat. Gema Waisak mengajarkan bahwa kedamaian batin harus diwujudkan melalui aksi nyata kepada sesama dan alam,” ungkap Nasaruddin.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam sambutannya menegaskan komitmen Pemprov DKI dalam mendukung ekspresi keagamaan dan keberagaman di Ibu Kota.

“Kegiatan ini mencerminkan wajah Jakarta yang damai, inklusif, dan penuh toleransi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mendukung ruang-ruang kebajikan seperti ini agar tumbuh subur di tengah masyarakat,” ujar Pramono.

Turut hadir dalam acara ini antara lain Anggota DPR RI Daniel Johan, Anggota DPRD DKI Jakarta Heri Kustanto, Dirjen Bimas Buddha RI Supriadi, Pembimas Buddha Provinsi DKI Jakarta Suliarna, Ketua Umum Permabudhi Prof. Dr. Philip K. Widjaja, serta Pemilik MGK Kemayoran Bapak Sasmita yang turut mendukung penuh terselenggaranya acara.

Adapun, rangkaian kegiatan budaya turut memperkaya suasana dengan kehadiran ondel-ondel, pencak silat dari Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, penampilan barongsai dari Boen Tek Bio dan Vihara Budi Mulia, serta penampilan persahabatan dari Pondok Pesantren Al Hamid — sebuah simbol kuat dari harmoni antarumat beragama.

Nantinya, hasil dana dari kegiatan Pindapatta sebagian besar akan untuk kegiatan sosial, sebagai bentuk praktik nyata cinta kasih dan tanggung jawab umat kepada masyarakat.

Panitia berharap gema dari kegiatan ini tak hanya menggema di jalanan Jakarta, tetapi juga di media sosial dan ruang-ruang batin masyarakat, membangkitkan semangat untuk terus berbagi, menjaga budaya, merawat bumi, dan hidup dalam damai.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya