Berita

Purnawirawan TNI Try Sutrisno dan Wiranto/Repro

Politik

Kubu Try Sutrisno Vs Wiranto

Analis: Aneh jika Purnawirawan TNI Masih Satu Komando

MINGGU, 04 MEI 2025 | 19:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tidak ada hukum yang mengharuskan purnawirawan TNI satu suara untuk menyampaikan sikap politik.

Hal tersebut disampaikan analis politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga menyikapi kemunculan dua kubu organisasi purnawirawan, yakni Forum Purnawirawan TNI dan Persatuan Purnawirawan TNI-Polri.

Forum Purnawirawan TNI yang berisi Jenderal (Purn) Fachrul Razi, Try Sutrisno dkk menegaskan mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto namun dengan catatan meminta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka diganti.


Sementara Persatuan Purnawirawan TNI-Polri yang di dalamnya ada Jenderal (Purn) Wiranto dkk menegaskan dukungan penuh terhadap pemerintahan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran.

"Sebagai warga sipil, mereka bebas dalam bersikap dan bertindak. Hal itu sudah mereka tunjukkan saat pemilu," kata Jamiluddin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu, 4 Mei 2024.

Status purnawirawan sama saja sebagai warga sipil. Maka, mereka bebas memilih dan menentukan sikap politiknya sendiri, termasuk perbedaan politik dua kubu forum purnawirawan yang saat ini sedang disorot publik.

"Para purnawirawan tidak satu komando dalam memilih pasangan presiden, pasangan gubernur, dan pasangan bupati atau wali kota. Hal yang sama juga terjadi saat pemilihan legislatif," katanya.

"Justru aneh bila mereka sudah purnawirawan masih taat dengan sistem komando," lanjut Jamiluddin.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya