Berita

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) dan Pendiri Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma (Aguan)/RMOLJabar

Nusantara

500 Rumah Kumuh di Bandung Direvonasi Lewat Program Bebenah Kampung

MINGGU, 04 MEI 2025 | 13:51 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Yayasan Buddha Tzu Chi dan Pemerintah Kota Bandung meluncurkan Program Bebenah Kampung untuk merenovasi 500 unit rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi rumah layak huni.

Program ini merupakan bagian dari target nasional Program 3 Juta Rumah dan akan dilaksanakan secara bertahap mulai Mei hingga Desember 2025.

Menteri  PKP, Maruarar Sirait mengatakan, program ini berlangsung di empat kecamatan dan delapan kelurahan di Kota Bandung.


Lokasi bedah rumah tersebar di Bojongloa Kaler (286 unit), Babakan Ciparay (138 unit), Bandung Kulon (69 unit), dan Cibeunying Kidul (7 unit). Renovasi akan dimulai dari lokasi prioritas berdasarkan hasil verifikasi teknis dan sosial.

“Pemerintah harus hadir untuk memastikan setiap warga negara memiliki tempat tinggal yang layak. Program ini wujud nyata semangat gotong royong antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta,” kata Ara, sapaan Maruarar Sirait di Bandung, Sabtu 3 Mei 2025.

Program ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan dijalankan melalui mekanisme CSR oleh Yayasan Buddha Tzu Chi.

Masyarakat juga dilibatkan langsung dalam proses renovasi untuk meningkatkan rasa kepemilikan dan menjaga keberlanjutan hasil pembangunan.

Berdasarkan data BPS per Desember 2024, terdapat 26,33 juta unit RTLH secara nasional (34,75 persen). Angka yang diperkirakan terus meningkat. Karena itu, kolaborasi lintas sektor seperti ini dinilai sangat penting dalam mengatasi backlog perumahan.

“Model kolaborasi seperti ini diharapkan bisa direplikasi di kota dan kabupaten lain. Pemerintah terbuka untuk kemitraan dalam program CSR perumahan demi mewujudkan keadilan tempat tinggal bagi seluruh rakyat,” kata Ara dikutip dari RMOLJabar.

Pemerintah pun menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Bandung dan Yayasan Buddha Tzu Chi atas dukungan dan kelancaran pelaksanaan program ini.

Sementara itu, Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi, Sugianto Kusuma (Aguan), mengisyaratkan setelah program di Bandung rampung, pihaknya siap melanjutkan program serupa di daerah lain seperti Kabupaten Bogor dan Kota Depok.

“Kita akan teruskan ke Bogor setelah Bandung selesai. Bahkan bisa juga ke Depok. Yang penting kita bergerak bersama demi kebaikan masyarakat,” kata Aguan.

Sedangkan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung program ini. 

"Alhamdulillah, kami sebagai penerima manfaat tentu harus membuka diri dan menjadikan ini sebagai dasar untuk gotong royong," kata Farhan.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya