Berita

Wakil Bendahara Umum (Wabendum) Badko HMI Jabodetabeka-Banten, Rifandy Deovandra/Istimewa

Politik

Program Poliran Bentuk Nyata Kepedulian Polri terhadap Masalah Sosial

SABTU, 03 MEI 2025 | 23:54 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Wakil Bendahara Umum (Wabendum) Badko HMI Jabodetabeka-Banten, Rifandy Deovandra, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolda Banten, Irjen Suyudi Ario Seto, dan seluruh jajaran yang telah menggagas dan merealisasikan program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran). 

Menurut Rifandy, langkah progresif ini merupakan bentuk nyata kepedulian institusi kepolisian terhadap problem sosial masyarakat, khususnya tingginya angka pengangguran di Provinsi Banten.

Program Poliran yang difokuskan kepada pelatihan keterampilan kerja bagi masyarakat Banten tidak hanya menjawab keresahan soal keterbatasan lapangan kerja, tetapi juga menjadi inovasi yang memperluas peran Polri sebagai mitra masyarakat.


“Kami menilai Poliran mampu menjadi role model bagi wilayah-wilayah lain dalam upaya kolaboratif mengatasi pengangguran melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat sipil,” ucap Rifandy, Sabtu 3 Mei 2025.

Kunjungan langsung Menteri P2MI, Abdul Kadir Karding, ke Balai Pelatihan Poliran Polda Banten pada Jumat 2 Mei 2025, menjadi bukti pengakuan atas pentingnya program ini secara nasional. Rifandy mengapresiasi kehadiran jajaran Kementerian dan unsur pemerintahan lain yang menunjukkan dukungan konkret terhadap inovasi dari Polda Banten tersebut.

Dio panggilan akrabnya menambahkan, angka pengangguran yang tinggi bukan hanya tantangan ekonomi, melainkan juga memiliki dampak sosial dan keamanan yang signifikan. Dengan memberikan pelatihan dan keahlian kepada masyarakat, Poliran secara langsung ikut memutus mata rantai potensi kejahatan akibat pengangguran. 

Ini adalah pendekatan pencegahan yang visioner, kata Dio.

Apalagi, dalam kesempatan itu juga disampaikan harapan agar alumni Poliran dapat diberdayakan dan disalurkan untuk bekerja di luar negeri secara legal dan aman. Langkah ini menurut Dio bukan hanya strategis, tapi juga relevan dengan kebutuhan tenaga kerja global, selama tetap dalam koridor perlindungan dan pemberdayaan pekerja migran Indonesia.

HMI Badko Jabodetabeka-Banten juga menyambut baik semangat untuk menjadikan Poliran sebagai bagian dari komitmen nasional dalam mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Dengan memberi jalur resmi dan pelatihan yang layak, masyarakat dapat memiliki masa depan yang lebih aman dan terarah.

Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari kepemimpinan Irjen Suyudi Ario Seto yang progresif dan inklusif, serta dukungan dari berbagai pihak seperti DPRD Provinsi Banten, jajaran Kementerian P2MI, dan seluruh tim Polri yang terlibat. Dio berharap program Poliran terus dikembangkan dan diperluas cakupannya.

“Sebagai bagian dari generasi muda dan organisasi mahasiswa, kami menegaskan komitmen Badko HMI Jabodetabeka-Banten untuk ikut mengawal serta mendukung upaya-upaya yang berpihak kepada rakyat kecil, utamanya yang berkontribusi terhadap pengurangan pengangguran dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Dio juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama mendukung transformasi Polri ke arah yang lebih humanis dan solutif. Karena di tengah banyaknya tantangan sosial, apa yang dilakukan Polda Banten hari ini adalah harapan dan contoh bahwa perubahan itu mungkin, selama ada niat, sinergi, dan keberpihakan yang nyata.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

13 Langkah Komprehensif Kuatkan Rupiah

Rabu, 03 Juni 2026 | 06:11

Dua Guru Magelang Didakwa Korupsi Modus Pungli Peserta PPG

Rabu, 03 Juni 2026 | 06:00

Bukan Dapur Asal Ngebul

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:26

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

Putusan MK soal Keterwakilan Kuota Perempuan Berikan Keadilan Gender

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:14

Syafrin Liputo Dituntut Bawa Jaksel Lebih Maju, Inklusif, dan Sejahtera

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:01

2.081 Polisi Kawal Ketat Piala AFF U-19 2026

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:22

Korban Kebakaran Kemayoran

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:19

Multipolaritas Harus Jadi Jalan Kerja Sama, Bukan Konfrontasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:09

KDM Sikat PKL Usai 30 Tahun Berkuasa di Bandung

Rabu, 03 Juni 2026 | 03:45

Selengkapnya