Berita

Demo buruh di Kota Semarang, Jawa Tengah/RMOLJateng

Nusantara

Aliansi Buruh hingga MUI Kecam Kerusuhan Demo Semarang

SABTU, 03 MEI 2025 | 12:51 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kerusuhan demo buruh yang digelar di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah pada 1 Mei 2025 lalu disesalkan banyak pihak.

Aksi May Day yang berlangsung di Semarang itu seharusnya menjadi mimbar demokrasi untuk menyuarakan kesejahteraan kaum buruh secara damai. Namun demo tersebut diduga telah disusupi provokator di luar buruh sehingga berujung ricuh.

"Kami menyesalkan kerusuhan May Day di Semarang, padahal itu aksi damai dari buruh. Kami minta kepolisian menindak pelaku anarkis sesuai undang-undang yang berlaku," tegas Ketua Aliansi Gerakan Buruh Demak (Gebrak), Jangkar Puspito dalam video yang diterima redaksi, Sabtu, 3 Mei 2025.


Gebrak memastikan ribuan buruh yang ikut aksi di Semarang mengedepankan kedamaian. Namun karena ada penyusup, aksi tahunan itu berakhir ricuh.

Sementara Direktur LBH Demak Raya, Slamet Haryanto yang turut memantau aksi demo di depan kantor Gubernur Jateng Kamis lalu juga turut berkomentar.

"Perlu diingat, penyampaian pendapat umum memang diatur konstitusi maupun undang-undang, namun hal tersebut harus dilaksanakan dengan tidak melakukan tindakan-tindakan anarkis yang mengganggu kepentingan umum," urai Slamet.

LBH Demak Raya mencurigai, kerusuhan demo buruh di Semarang terjadi karena ada agenda tersembunyi dari pihak-pihak yang tidak menghendaki demo damai.

"Mereka (perusuh) ini bukan dari buruh. Tentu kami mengecam tindakan anarkis yang dilakukan sekelompok orang dalam aksi damai buruh di Semarang karena telah mencederai demokrasi dan hak sipil politik buruh," kritiknya.

Hal senada juga disampaikan Pengurus MUI Kecamatan Demak, KH Zainal Arifin yang turut menyesalkan demo buruh berakhir rusuh di depan Kantor Gubernur Jateng.

"Kami atas nama pengurus MUI Demak dan masyarakat menyesalkan kerusuhan demo di depan Kantor Gubernur yang disusupi organisasi anarko. Kami memohon kepada aparat menindak tegas agar ke depannya tidak terjadi kerusuhan yang tidak diinginkan," demikian kata KH Zainal.

Demo buruh di depan Kantor Gubernur Jateng awalnya berlangsung damai. Sejumlah aliansi buruh tertib menyampaikan aspirasinya, mulai dari KASBI, KSPIP, FSPMI, hingga KSPN.

Namun sekitar pukul 15.00 WIB, muncul kelompok dengan pakaian serba hitam melakukan provokasi hingga berakhir ricuh.

Polisi kemudian menetapkan empat tersangka setelah sebelumnya menangkap 14 mahasiswa. Keempat tersangka berinisial Ak, Ar, K, dan Af. Polisi juga menduga, perusuh tersebut bagian dari kelompok anarko.

"Mereka melakukan pembakaran dan pelemparan terhadap petugas," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Artanto.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya