Berita

Letjen TNI Kunto Arief Wibowo/Kogabwilhan I

Politik

Rocky Gerung:

Kunto Arief Punya Kemampuan Futuristik Melihat Arah Politik Bangsa

SABTU, 03 MEI 2025 | 06:28 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Keputusan mutasi Letjen TNI Kunto Arief Wibowo dari posisi Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I menjadi Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) baru saja diralat oleh Panglima TNI.

Publik menduga keputusan itu sarat akan nuansa politis mengingat Kunto Arief merupakan putra Wapres ke-6 RI Try Sutrisno yang belakangan membuat gempar publik karena menjadi salah satu purnawirawan TNI yang menuntut pergantian wakil presiden.

Hal itu disampaikan pengamat politik Rocky Gerung saat mencermati fenomena yang terjadi terkait pembatalan mutasi Letjen Kunto.


“Jadi apakah Pak Prabowo yang memulihkan atau mengembalikan posisi itu atau memang melihat ada semacam kekeliruan administrasi? Apapun tafsirannya tetap publik menduga ada sesuatu yang politis di dalam proses penggantian dan pemulihan kembali Pak Kunto Arief,” ucap Rocky dikutip dalam kanal YouTube pribadinya, Sabtu, 3 Mei 2025.

Lanjut dia, hal itu pernah terjadi di era pemerintahan Joko Widodo saat Kunto menulis sebuah opini di media yang membuat gerah istana.  

“Karena dari awal Pak Kunto Arief ini adalah salah seorang yang tajam melihat problem politik di bangsa ini dari perspektif, akademis itu, dari perspektif analisis akademis. Walaupun isinya politik tapi Jenderal Kunto Arief menulis beberapa opini yang menunjukkan bahwa dia peduli dengan keadaan politik,” jelasnya.

Akademisi yang disebut-sebut pernah menjadi mentor Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini memandang Kunto sebagai jenderal yang berpikiran jauh ke depan. 

“Itu sebenarnya nature dari seorang pemimpin yang melihat ada potensi krisis, potensi benturan dalam masyarakat yang akan menyebabkan daya tahan keamanan kita. Dari sisi militer mungkin membahayakan karena bangsa yang rentan itu dengan mudah diinfiltrasi oleh kekuatan asing,” ungkap dia. 

“Jadi Kunto Arief ini punya semacam kemampuan futuristik untuk melihat arah politik bangsa. Jadi, ya, kita anggap saja bahwa Pak Kunto adalah bagian dari tradisi militer yang berpikir kritis,” pungkas Rocky.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya