Berita

Dok Foto/Ist

Nusantara

Mahasiswa UBK Salurkan Ratusan Paket Beras ke Warga Ekonomi Sulit

JUMAT, 02 MEI 2025 | 23:36 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sejumlah mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) menunjukkan kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat sekitar kampus dengan membagikan 500 paket beras pada Jumat, 2 Mei 2025.

“Aksi sosial ini dilakukan sebagai respons terhadap sulitnya kondisi perekonomian dan maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dirasakan oleh banyak warga,” kata Jurubicara Mahasiswa UBK, Rahman dalam keterangannya yang diterima redaksi. 

Lanjut dia, mahasiswa sebagai bagian dari rakyat memiliki hak untuk menyuarakan keresahan masyarakat. Kondisi perekonomian yang semakin sulit dan maraknya PHK menyebabkan banyak masyarakat rentan miskin. 


“Mereka bertahan hidup dari sisa tabungan bahkan juga tidak punya apa-apa. Banyak yang ngeluh apa-apa serba mahal. Banyak yang di-PHK. Banyak yang tadinya ekonomi cukup berada sekarang sudah masuk golongan bawah,” ungkapnya.

Dia menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam membantu masyarakat dan meringankan beban ekonomi rakyat kecil. Hal itu sesuai dengan Tri Darma Perguruan Tinggi: pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan serta pengabdian kepada masyarakat. 

Kegiatan pembagian paket beras ini dilaksanakan setelah ibadah sholat Jumat di sekitaran Jalan Diponegoro, Jakarta. Warga dengan antusias menerima bantuan paket beras dari para mahasiswa UBK. 

Nampak terlihat, antrean yang mengular hingga RSCM tersebut didominasi oleh ibu-ibu dan perempuan paruh baya. Beberapa pengemudi ojek online (ojol) juga terlihat ikut mengantri, berharap bantuan ini dapat ikut meringankan beban ekonomi mereka.

Masih kata Rahman, melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, mahasiswa dapat berinteraksi langsung dengan warga, menjalin silaturahmi, dan memahami lebih dekat permasalahan yang dihadapi masyarakat sekitar kampus.

“Aksi nyata dari mahasiswa UBK yang bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan meringankan beban ekonomi bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi contoh bagi para mahasiswa lainnya untuk turut berkontribusi dalam membantu sesama,” tandasnya.

Salah seorang warga yang mengantre paket beras mengungkapkan rasa bangganya terhadap aksi para mahasiswa. 

"Kami rakyat Indonesia bangga dengan anak muda terutama mahasiswa. Hidup mahasiswa. Terus memperjuangkan rakyat kecil," ujarnya dengan haru.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya