Berita

Ilustrasi impor mobil/Net

Otomotif

Ini Pabrikan yang Paling Banyak Impor Mobil ke Indonesia

KAMIS, 01 MEI 2025 | 19:35 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tidak semua mobil yang beredar di Indonesia diproduksi secara lokal. Sebagian Agen Pemegang Merek (APM) masih mendatangkan beberapa model mobilnya dari sejumlah negara. 

Nah, dari beberapa merek yang menjual mobilnya di Indonesia, Toyota menjadi yang paling banyak mendatangkan produk mereka dari luar negeri.

Berdasarkan data impor mobil Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Maret 2025 mencatat, Toyota berada di posisi teratas dengan mengimpor 3.106 unit. Beberapa tipe Toyota yang diimpor antara lain Vellfire, Alphard, Voxy, Corolla Cross, RAV4, Land Cruiser, hingga bZ4X.


Di posisi kedua, ada pabrikan mobil listrik BYD dengan 2.407 unit. BYD memang diketahui masih mengimpor seluruh mobilnya dari China. Mulai dari M6, Seal, Sealion 7, Dolphin, hingga Atto 3. Namun mulai 2026, BYD berencana memproduksi mobilnya di Tanah Air.

Mitsubishi Motors berada di posisi ketiga dengan mengimpor 1.065 unit. Dalam data Gaikindo, pabrikan berlogo tiga berlian itu masih mendatangkan beberapa model dari Thailand dan Filipina.

Berikut daftar 10 merek yang paling banyak mengimpor mobil ke Indonesia:

1. Toyota: 3.106 unit
2. BYD: 2.407 unit
3. Mitsubishi Motors: 1.065 unit
4. AION: 959 unit
5. Denza: 891 unit
6. Geely: 750 unit
7. Suzuki: 610 unit
8. Mazda: 281 unit
9. Lexus: 252 unit
10. Citroen: 173 unit.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya