Berita

Gerbang sekolah SMPN 35 Bandung/RMOLJabar

Nusantara

Dinkes Kota Bandung Menduga Makanan MBG di SMPN 35 Terkontaminasi Bakteri

KAMIS, 01 MEI 2025 | 18:45 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bandung, Anhar Hadian, mengungkapkan kasus 342 siswa SMPN 35 Bandung yang mengalami diare usai menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) diduga kuat disebabkan oleh makanan yang terkontaminasi bakteri.

"Yang kami curigai, makanannya berasal dari bahan makanan basi. Ketika dikonsumsi, tampaknya sudah terkontaminasi bakteri yang menyebabkan gejala seperti mual, muntah, dan diare," ucap Anhar, dikutip RMOLJabar, Kamis 1 Mei 2025.

Anhar menambahkan, pihaknya telah menurunkan dua tim investigasi ke dapur penyedia makanan MBG yang berlokasi di kawasan Dipati Ukur. Dari sana, sampel makanan diambil dan langsung dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Jawa Barat untuk diuji.


"Hasil uji laboratorium ini membutuhkan waktu sekitar 12 hari karena standar pemeriksaan keracunan cukup lengkap," paparnya.

Lebih lanjut, Anhar menduga ada beberapa kemungkinan penyebab kontaminasi, mulai dari kebersihan bahan makanan, proses pengolahan di dapur, hingga distribusi ke sekolah.

Ia juga menyoroti potensi kontaminasi selama pengiriman makanan, terutama jika kendaraan dan cara penyimpanan tidak memenuhi standar kebersihan.

Gejala keracunan diketahui mulai muncul sekitar 3 hingga 8 jam setelah mengkonsumsi makanan, meskipun dalam beberapa kasus bisa terjadi lebih cepat tergantung kondisi fisik masing-masing individu.

"Rata-rata, siswa melaporkan gejala keracunan pada Selasa sore hingga malam, setelah makan di hari yang sama. Sekolah baru menerima laporan pada Rabu pagi," ungkapnya.

Sebagai langkah pencegahan, Dinkes meminta dapur MBG untuk menghentikan sementara produksi makanan hingga penyelidikan epidemiologi selesai dilakukan.

Selain itu, pihaknya bekerja sama dengan sekolah untuk terus mendata siswa yang masih mengalami gejala.

"Kami juga sedang mengonfirmasi ke rumah sakit dan puskesmas di sekitar Dago, jika ada pasien yang masuk dengan gejala keracunan makanan agar segera melaporkan kepada kami," tandasnya.

Dinkes Kota Bandung akan segera berkoordinasi dengan koordinator MBG di tingkat kota untuk menindaklanjuti kasus ini. Termasuk pembinaan terhadap para pekerja dapur dan melakukan inspeksi lanjutan guna mencegah kejadian serupa terulang.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya