Berita

Peringatan Hari Buruh atau May Day di Tugu Adipura, Bandar Lampung, Kamis 1 Mei 2025/RMOLLampung

Nusantara

Buruh Lampung Minta Pemerintah Segera Tetapkan Upah Layak Nasional

KAMIS, 01 MEI 2025 | 15:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

RMOL.  Buruh di Provinsi Lampung mendesak agar pemerintah membuat kebijakan terkait upah layak nasional.

Hal itu disampaikan massa buruh yang tergabung dalam Pusat Perjuangan Rakyat Lampung (PPRL) saat aksi peringatan Hari Buruh atau May Day di Tugu Adipura, Bandar Lampung, Kamis 1 Mei 2025.

Koordinator Aksi Hari Buruh, Basirudin, meminta pemerintah bisa membuat regulasi untuk melindungi buruh. Jangan sampai ada buruh yang tidak mendapat upah yang layak.


“Kami selalu memperjuangkan agar ada upah layak nasional,” tegas Basirudin, dikutip RMOLLampung, Kamis 1 Mei 2025.

Dalam aksi May Day 2025 ini, Buruh Lampung membawa tujuh poin tuntutan utama. Pertama, Wujudkan upah layak nasional. Kedua, Hapuskan sistem kerja kontrak dan outsourcing. Ketiga, Cabut UU TNI dan tolak RUU Polri.

Kemudian keempat, Tolak PHK sepihak. Kelima, Tolak Omnibus Law. Keenam, Wujudkan perlindungan sosial transformatif, dan ketujuh Wujudkan reforma agraria sejati.

Aksi ini diikuti oleh berbagai organisasi buruh, tani, mahasiswa, jurnalis, serta elemen masyarakat sipil lainnya seperti FPSBI-KSN, FSBMM, KASBI, SPM Lampung, FKPB, SPAI, SPI Lampung, AJI Bandar Lampung, LBH Bina Karya Utama, Solidaritas Perempuan Sebay, hingga Serikat Pekerja Kampus.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya