Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KITA Maret 2025/RMOL

Bisnis

Direstui Prabowo, Sri Mulyani Buka Blokir Anggaran Kementerian Rp86,6 Triliun

KAMIS, 01 MEI 2025 | 11:44 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Keuangan telah membuka blokir anggaran senilai Rp86,6 triliun yang sebelumnya tertahan di 99 kementerian dan lembaga (K/L).

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan, pembukaan blokir ini dilakukan agar program-program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto bisa segera dieksekusi.

“Ini totalnya mencapai Rp86,6 triliun,” ujar Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa, dikutip Kamis 1 Mei 2025.


Ia merinci, anggaran yang dilepas terdiri dari Rp33,1 triliun untuk 23 K/L baru, dan Rp53,49 triliun untuk 76 K/L lama.

Permintaan pembukaan blokir, kata Suahasil, diajukan oleh Sri Mulyani pada 7 Maret 2025 dan mendapat lampu hijau dari Presiden Prabowo. Langkah ini dilakukan agar belanja kementerian dan lembaga lebih fokus dan sejalan dengan agenda prioritas nasional.

“Pembukaan blokir supaya belanja K/L lebih tajam, lebih re-prioritas, sesuai dengan prioritas pemerintah," ujarnya.

Meski begitu, Suahasil menegaskan tidak seluruh anggaran dibuka. Pasalnya, masih ada Rp256,1 triliun anggaran K/L yang ditahan berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja APBN dan APBD.

Hal tersebut membuat realisasi belanja K/L melonjak tajam, dari hanya Rp24,4 triliun di Januari dan Rp83,6 triliun di Februari, per akhir Maret 2025 sudah mencapai Rp196,1 triliun.

"Pada akhir Maret sudah Rp196,1 triliun, sehingga Maret itu sendiri total belanja Rp113 triliun," pungkas Suahasil.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Penunjukan Nanik S. Deyang Kepala MBG Sesuai Hasil Evaluasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:13

Turun Gunung Jokowi Dalam Rangka Cari Keselamatan

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05

Gibran Ingin Birokrasi Berjalan Gesit dan Kolaboratif

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:01

Prabowo Apresiasi Peran Turki Bantu Pulangkan Sembilan WNI dari Tahanan Israel

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:56

Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Hanya Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:52

Warganet Anggap Penggeledahan Kantor BGN oleh Kejagung Drama Telenovela

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:45

Gebrakan Jampidsus Obrak-abrik Kantor BGN Patut Diacungi Jempol

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:42

Kunjungan ke Rusia, AHY Bawa Pulang Proyek PLTN Terapung hingga Kapal Cepat

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:41

DPR Dukung Kejagung Geledah BGN Usut Dugaan Korupsi MBG

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:07

Istana Respons Kabar Penangkapan Eks Kepala BGN oleh Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:06

Selengkapnya