Berita

Presiden Prabowo Subianto di Monas, Jakarta pada Kamis, 1 Mei 2025/RMOL

Politik

MAY DAY 2025

Prabowo Janji Marsinah Jadi Pahlawan Nasional

KAMIS, 01 MEI 2025 | 11:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmennya untuk mendukung pengangkatan Marsinah sebagai pahlawan nasional dari kalangan buruh. 

Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan para pimpinan serikat buruh dalam sebuah acara peringatan Hari Buruh Nasional (May Day) di kawasan Monas, Jakarta pada Kamis, 1 Mei 2025. 

Dalam suasana santai namun penuh semangat, Prabowo mengungkapkan bahwa usulan tersebut datang langsung dari tokoh-tokoh masyarakat buruh.


"Saudara-saudara sekalian, saya juga, atas usul dari pimpinan, tokoh-tokoh masyarakat buruh, mereka sampaikan ke saya, Pak, kenapa sih pahlawan nasional nggak ada dari kaum buruh?" ujar Prabowo.

Prabowo menuturkan bahwa dirinya menanggapi serius aspirasi itu, bahkan meminta perwakilan buruh untuk berembuk dan mengusulkan nama yang layak. Kemudian tersebutlah nama Marsinah.

"Saya tanya, Kalian ada saran nggak? Coba kalian berembug, usulkan pahlawan dari kaum buruh. Dan mereka sampaikan, Pak, bagaimana kalau Marsinah, Pak?" katanya.

Marsinah adalah aktivis buruh yang tewas pada tahun 1993 setelah memperjuangkan hak-hak pekerja di Sidoarjo, Jawa Timur. Hingga kini, namanya kerap disebut sebagai simbol perjuangan buruh di Indonesia.

Prabowo menegaskan dukungannya, asalkan usulan tersebut datang secara resmi dan bulat dari seluruh perwakilan buruh.

"Marsinah jadi pahlawan nasional asal seluruh pimpinan buruh, mewakili kaum buruh, saya akan mendukung. Marsinah akan menjadi pahlawan nasional!" tegasnya, disambut tepuk tangan peserta.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo sempat mencairkan suasana dengan gaya bicaranya yang khas. 

"Suara saya serak nih. Gue minum kopi ya. Gue boleh minum kopi ya? Eh, ini lo yang minta ya. Gue kalau minum kopi, bisa pidato tiga jam, lho. Eh, lo orang nggak kepanasan? Tapi gue udah kehabisan bahan," ujarnya, disambut gelak tawa para peserta.

Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintahan Prabowo membuka pintu lebar untuk pengakuan jasa Marsinah secara resmi, yang selama ini banyak diperjuangkan oleh kalangan aktivis dan serikat buruh.

Populer

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

ICMI Terima Wakaf 2 Ribu Mushaf Al-Qur'an

Minggu, 22 Februari 2026 | 00:10

Tantangan Direksi Baru BPJS Kesehatan Tak Ringan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:43

Polri di Bawah Presiden Sudah Paten dan Tidak Ada Perdebatan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

AKBP Catur cuma Sepekan Jabat Plh Kapolres Bima Kota

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

Palu Emas Paman

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:01

BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:56

BI-Kemenkeu Sepakati Pengalihan Utang Tahun Ini, Nilainya Rp173,4 Triliun

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:40

Teror Ketua BEM UGM, Komisi III Dorong Laporan Resmi ke Aparat

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:14

PB IKA PMII Pimpinan Fathan Subchi Pastikan Kepengurusan Sah Secara Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:37

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:03

Selengkapnya