Berita

Konferensi pers Kementerian Keuangan APBN KITA Maret 2025/RMOL

Bisnis

Kemenkeu Akui Setoran PNBP Anjlok Sejak Dividen BUMN Dialihkan ke Danantara

KAMIS, 01 MEI 2025 | 11:13 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tercatat merosot menjadi Rp115,9 triliun atau setara 22,6 persen dari target APBN 2025.

Kementerian Keuangan mencatat realisasi tersebut turun 26,04 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, terutama dari pos Kekayaan Negara Dipisahkan (KND) atau dividen dari BUMN.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Anggito Abimanyu menjelaskan salah satu penyebab utamanya terjadi karena beroperasinya Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sejak Maret 2025.


"Sejak Maret 2025, dividen BUMN tidak lagi disetor kepada kas negara, karena itu di wilayahnya Danantara," jelasnya dalam konferensi pers APBN KITA, dikutip Kamis 1 Mei 2025.

"Jadi jangan kaget kalau kok turun sekali, turun sekali sebagian besar karena KND," ujar Anggito.

Selain faktor Danantara, penurunan harga komoditas global juga ikut memberikan dampak bagi PNBP terutama dari sektor sumber daya alam. 

Akibatnya, royalti yang disetorkan ke negara ikut terdampak. Sebagai gambaran, harga tembaga turun 4,3 persen secara bulanan (mtm) dan anjlok 6,9 persen sepanjang 2025 (ytd). Sementara harga nikel turun 5,1 persen mtm dan 1,4 persen ytd.

"Dari sisi makro global, harga komoditas mengalami penurunan," ujar Anggito.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya