Berita

Ilustrasi siswa penerima program Makan Bergizi Gratis/Net

Bisnis

Program MBG Serap Anggaran Rp2,3 Triliun Selama Tiga Bulan

RABU, 30 APRIL 2025 | 17:13 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terlaksana sejak awal 2025 telah menyerap anggaran Rp2,3 triliun hingga 29 April 2025.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara mengatakan, dana tersebut meningkat dari penyerapan Februari 2025 sebesar Rp0,3 triliun.

“Sampai 29 April realisasi MBG Rp2,3 triliun. Ini terjadi percepatan. Jadi selama Maret dan April telah berbelanja 2 triliun rupiah tambahan, yang berarti itu sekitar 1 triliun per bulan,” kata Suahasil dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu 30 April 2025.


Lebih lanjut, Wamenkeu juga melaporkan bahwa dana tersebut telah digunakan untuk memberikan manfaat kepada 3,2 juta anak di Indonesia, dengan 1.102 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang aktif mendistribusikan MBG.

“Sampai dengan saat ini jumlah penerima makan bergizi gratis adalah 3,265 juta orang. Itu rinciannya, 3,26 juta orang dilayani oleh 1.100 SPPG,” jelasnya.

Program yang merupakan bagian dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ini ditargetkan menjangkau 17,9 juta penerima manfaat dengan total nilai Rp71 triliun. Sasaran utamanya meliputi 15,5 juta anak sekolah dan 2,4 juta ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.

Suahasil memaparkan, program MBG ini mencakup berbagai kelompok penerima, mulai dari siswa prasekolah, SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA/SMK, pondok pesantren, Sekolah Luar Biasa (SLB), balita, ibu hamil, hingga ibu menyusui,” tuturnya.

Namun, Suahasil mengatakan, Presiden Prabowo Subianto meminta penerima manfaat program ini dimaksimalkan, dengan target mencapai 82,9 juta orang pada 2025. 

Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran meningkat menjadi Rp171 triliun.

“Alokasi anggaran yang saat ini sudah tersedia yaitu Rp71 triliun kita siagakan untuk meningkat ke Rp171 triliun, karena pada Kuartal IV 2025 akan melayani 82,9 juta penerima, oleh 32 ribu SPPG,” pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya