Berita

Foto ilustrasi personel korps Wanita TNI Angkatan Laut atau Kowal (Kompas/Agus Susanto)

Pertahanan

Lima Pati AL Digeser Jadi Staf Khusus KSAL

RABU, 30 APRIL 2025 | 16:31 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak lima perwira tinggi (pati) TNI Angkatan Laut (AL) dimutasi menjadi Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali. Mereka termasuk 64 Pati TNI AL yang masuk daftar mutasi.

Mutasi berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554/IV/2025 tanggal 29 April 2025 yang mengatur pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.

"Dari 237 Pati yang mengalami mutasi, terdiri dari 109 Pati TNI Angkatan Darat, 64 Pati TNI Angkatan Laut, dan 64 Pati TNI Angkatan Udara. Langkah ini merupakan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan, penyegaran organisasi, serta penyesuaian terhadap kebutuhan strategis yang terus berkembang di tubuh TNI," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI Kristomei Sianturi, dalam keterangan yang diterima RMOL di Jakarta, Rabu 30 April 2025.


Berikut lima Pati TNI AL yang digeser menjadi Staf Khusus KSAL.

1. Laksdya TNI T.S.N.B Hutabarat
Laksamana Madya TNI T.S.N.B. Hutabarat yang lebih dikenal dengan nama Cokky Hutabarat dari dosen tetap Universitas Pertahanan menjadi Staf Khusus KSAL.

2. Laksdya TNI Agus Hariadi
Laksdya TNI Agus Hariadi dari Sekretaris Jenderal (Sesjen) Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) menjadi Staf Khusus KSAL.

3. Laksda TNI Aditya Kumara
Laksda TNI Aditya Kumara dar Staf Ahli bidang Ideologi dan Politik Badan Intelijen Negara menjadi Staf Khusus KSAL.

4. Laksma Priyambodo
Direktur Hukum pada Deputi Informasi, Hukum dan Kerjasama (Inhuker) Badan Keamanan Laut (Bakamla) menjadi Staf Khusus KSAL.

5. Laksma Weningingtyas Alindri
Direktur Penelitian dan Pengembangan Kemanan Laut pada Deputi Bidang Kebijakan dan Strategi Bakamla menjadi Staf Khusus KSAL.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya