Berita

Presiden PKS Ahmad Syaikhu di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan Rabu 30 April 2025/RMOL

Politik

Begini Sikap PKS soal Isu Pemakzulan Gibran

RABU, 30 APRIL 2025 | 15:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) belum mengambil sikap terkait usulan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. 

Presiden PKS Ahmad Syaikhu menyatakan bahwa hal tersebut bukan kewenangan pribadi atau struktur eksekutif partai, melainkan  ranah Majelis Syuro sebagai lembaga tertinggi dalam pengambilan keputusan strategis partai.

"Itu ranahnya bukan kami di presiden partai, tapi ranah dari Majelis Syuro," kata Syaikhu saat jumpa pers Milad ke-23 PKS di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan Rabu 30 April 2025.


Syaikhu menegaskan, sebelum ada pembahasan internal di tingkat Majelis Syuro, dirinya belum bisa memberikan pernyataan resmi terhadap usulan tersebut.

"Jadi kita belum membahas masalah-masalah berkaitan dengan itu," ujar Syaikhu.

Wacana pemakzulan Gibran mencuat setelah Forum Purnawirawan TNI menyampaikan usulan penggantian terhadap putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo tersebut. 

Mereka menilai proses pencalonan Gibran dalam Pilpres 2024 sarat dengan pelanggaran etik, terutama terkait putusan Mahkamah Konstitusi yang mengubah syarat usia calon presiden dan wakil presiden.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya