Berita

Pertemuan Raja Maroko Mohammed VI dengan tiga menlu negara Sahel di Rabat/Ist

Dunia

Maroko Tegaskan Dukungan untuk Negara-negara Sahel Melalui Prakarsa Atlantik

RABU, 30 APRIL 2025 | 15:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dalam langkah diplomatik yang strategis dan penuh solidaritas, Maroko kembali menegaskan komitmennya terhadap pembangunan dan integrasi regional Afrika dengan mendukung negara-negara Sahel melalui Prakarsa Atlantik.

Menurut keterangan yang diterima redaksi pada Rabu, 30 April 2025, komitmen tersebut ditegaskan dalam audiensi yang dipimpin Raja Maroko Mohammed VI di Rabat bersama para Menteri Luar Negeri dari Mali, Niger, dan Burkina Faso.

Pertemuan itu digambarkan sebagai bagian dari hubungan jangka panjang yang telah terjalin antara Maroko dan negara-negara Sahel, yang ditandai oleh persahabatan yang tulus, saling menghormati, solidaritas aktif, dan kerja sama yang membuahkan hasil.


Prakarsa Atlantik yang digagas oleh Raja Mohammed VI bertujuan membuka akses negara-negara yang terkurung daratan di wilayah Sahel ke Samudra Atlantik, memperluas konektivitas perdagangan global mereka, serta mendorong transformasi ekonomi secara mendalam.

Menteri Luar Negeri Mali, Abdoulaye Diop, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini.

“Kami menyampaikan apresiasi kami atas Prakarsa Kerajaan yang bertujuan untuk memfasilitasi akses bagi ketiga negara kami ke Samudra Atlantik guna mendiversifikasi akses kami ke laut dan memperkuat perdamaian dan keamanan,” ujarnya usai pertemuan.

Senada dengan itu, Menteri Luar Negeri Niger, Bakary Yaou Sangare, menyebut inisiatif Maroko sebagai anugerah bagi negara-negara yang terkurung daratan.

Ia menambahkan bahwa Maroko menunjukkan solidaritas tanpa mencampuri urusan dalam negeri negara-negara mitranya, sebuah pendekatan yang diapresiasi tinggi oleh aliansi Sahel.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Burkina Faso, Karamoko Jean Marie Traore, mengonfirmasi bahwa negaranya telah mulai bekerja pada tingkat teknis dan logistik untuk melaksanakan proposal tersebut.

Ia menekankan bahwa prakarsa ini tidak terbatas pada akses fisik ke laut, tetapi menandai dimulainya transformasi ekonomi yang fundamental.

Prakarsa Atlantik merupakan bagian dari kebijakan Afrika Maroko yang dipelopori langsung oleh Raja Mohammed VI, yang mendorong negara-negara Afrika untuk memanfaatkan potensi internal mereka dalam rangka mencapai kehidupan yang bermartabat.

Salah satu proyek utama dalam kerangka kerja sama selatan-selatan ini adalah jaringan pipa gas Atlantik yang akan menghubungkan Nigeria dengan Maroko dan sekaligus mendukung 13 negara Afrika Barat dalam memenuhi kebutuhan energinya.

Dengan menawarkan infrastruktur penting seperti pelabuhan dan jaringan rel kereta api, Maroko menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi dan manusia harus menjadi prioritas utama kerja sama Afrika.

Melalui Prakarsa Atlantik, Rabat menyatakan kesiapan penuhnya untuk menjadi jembatan bagi negara-negara Afrika lainnya dalam mengakses perdagangan global dan memperkuat stabilitas regional.

Populer

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Mudik Gratis 2026 Pemprov Jabar, Berikut Rute dan Cara Daftarnya

Sabtu, 21 Februari 2026 | 14:13

DPR Komitmen Kawal Pelaksanaan MBG Selama Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:32

Harga Minyak Bertahan di Level Tertinggi Enam Bulan, Dibayangi Ketegangan AS-Iran

Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:21

DPR Soroti Impor Pickup Kopdes Merah Putih

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:58

Prabowo Temui 12 Raksasa Investasi Global: “Indonesia Tak Lagi Tidur”

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:49

DPR Tegaskan LPDP Harus Tegakkan Kontrak di Tengah Polemik “Cukup Saya WNI, Anak Jangan”

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:26

Pemerintah Inggris Siap Hapus Andrew dari Daftar Pewaris Takhta

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:14

Kemenag: Tidak Ada Kebijakan Zakat untuk MBG

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:04

Korban Banjir Lebak Gedong Masih di Huntara, DPR Desak Aksi Nyata Pemerintah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:25

Norwegia Masih Kuat di Posisi Puncak Olimpiade, Amerika Salip Tuan Rumah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya