Berita

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan di Jawa Timur/Ist

Politik

Zulhas Ungkap Kopdes Merah Putih Untungkan Warga Desa

RABU, 30 APRIL 2025 | 14:47 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Koperasi Merah Putih akan sangat menguntungkan dalam mendongkrak perekonomian masyarakat di pedesaan.

Hal itu ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) saat meninjau pelaksanaan Musyawarah Desa Kelurahan Khusus (Musdesus) dan Unit Usaha Koperasi Desa Merah Putih di Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu, 30 April 2025.

"Koperasi ini memang dibentuk (untuk) kepemilikan desa. Jadi bukan plat merah, melainkan milik seluruh anggota yang ada di desa," kata Zulhas.


Zulhas menegaskan, Kopdes Merah Putih berbeda dengan koperasi-koperasi yang sudah ada seperti KUD dan koperasi simpan pinjam.

Kopdes Merah Putih nantinya akan dikembangkan untuk menunjang ekosistem ekonomi desa. Kopdes Merah Putih juga akan menjadi penyalur dari program-program pemerintah.

"Misalnya daerah pertanian, maka nanti pupuk disalurkan melalui Kopdes. Karena di Kopdes masuk juga Gapoktan. Kalau di sini (Desa Kupang, Sidoarjo) nelayan, kalau mau masuk tambak, rumput laut, dan nelayan," ujar Zulhas.

Secara rinci, Zulhas juga menyebut bisa juga usaha pengadaan sembako, simpan pinjam, klinik desa, apotek desa, cold storage/pergudangan, sarana logistik desa, dan usaha lainnya yang sesuai dengan potensi desa masing-masing.

Oleh karena itu, Ketua Umum PAN ini mempersilakan warga dalam Musdesus tersebut untuk membahas pembentukan Kopdes baru yang akan masuk dalam Kopdes Merah Putih.

"Ini terserah kepada masyarakat desa mau dijadikan Kopdes silakan, mau membentuk Kopdes baru silakan. Diserahkan kepada musyawarah desa," pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya