Berita

Presiden PKS Ahmad Syaikhu saat jumpa pers/RMOL

Politik

Milad ke-23

PKS Fokus Konsolidasi Internal dan Dukung Program Pemerintah

RABU, 30 APRIL 2025 | 14:34 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Milad ke-23 PKS yang berlangsung lancar dan sukses. 

Dalam peringatan yang digelar secara internal di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, PKS sengaja tidak mengundang partai politik lain maupun Presiden Prabowo Subianto.

"Tema kali ini adalah konsolidasi nasional. Sehingga, kami lebih mengintrospeksi, berkontemplasi agar capaian-capaian yang hari ini telah kita upayakan bisa kita syukuri dan kemudian kita bisa meningkat dalam kesempatan-kesempatan yang akan datang," kata Syaikhu, Rabu 30 April 2025.


Terkait posisi PKS dalam pemerintahan, Syaikhu menegaskan bahwa partainya bagian dari koalisi. Sehingga PKS akan mendukung penuh program Astacita yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

"Kami sepenuhnya memberikan support dan dukungan," sambungnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Menteri Ketenagakerjaan dari PKS yang berhasil menaikkan upah minimum provinsi sebesar 6,5 persen.

“Tentu ini sangat membahagiakan para pekerja, para guru dalam suasana ekonomi yang seperti ini,” ujarnya.

Meski demikian, PKS tetap memberi perhatian pada amanah Mahkamah Konstitusi yang meminta klaster pekerja dikeluarkan dari UU Omnibus Law. 

Ia berharap Fraksi PKS di DPR dapat mengawal isu tersebut dengan baik agar aspirasi para buruh terpenuhi.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya