Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KITA Maret 2025/RMOL

Bisnis

APBN Tekor Rp104,2 Triliun di Akhir Maret 2025!

RABU, 30 APRIL 2025 | 13:36 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga Maret 2025 tercatat mengalami defisit sebesar Rp104,2 triliun atau setara 0,43 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Angka ini melebar dari defisit pada Februari 2025 sebesar Rp31,2 triliun, atau  0,13 persen terhadap PDB.

"Defisit Rp104,2 triliun (0,43 persen) ini bukan hal yang menimbulkan kekhawatiran, karena masih dalam desain APBN awal (Rp616,2 triliun),"kata Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers Rabu 30 April 2025.


Sri Mulyani merinci pendapatan negara hingga Maret 2025 mencapai Rp516,1 triliun atau setara 17,2 persen dari target penerimaan.

Berdasarkan paparan yang dijelaskan Sri Mulyani, pendapatan tersebut berasal dari penerimaan pajak Rp322,6 triliun atau 14,7 persen dari target, kepabeanan cukai Rp77,5 triliun atau 25,7 persen dari pagu anggaran, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp115,9 triliun atau 22,6 persen dari target.

Sementara realisasi belanja negara tercatat sebesar Rp620,3 triliun atau sudah 17,1 persen dari pagu anggaran yang didesain pemerintah, dan lebih tinggi dari belanja negara bulan sebelumnya sebesar Rp348,1 triliun.

Belanja negara itu terdiri dari belanja pemerintah pusat Rp413,2 triliun atau stara 15,3 persen dari yang ditargetkan, dan transfer daerah yang mencapai Rp207,1 triliun atau setara 22,5 persen.

Selanjutnya bendahara negara itu mengatakan keseimbangan primer APBN Maret 2025 tercatat surplus Rp17,5 triliun.

Khusus untuk realisasi pembiayaan anggaran, realisasi per akhir Maret 2025 sudah sebesar Rp250 triliun, atau sebesar 40,6 persen dari target yang didesain sesuai rencana defisit APBN 2025 sebesar Rp 616,2 triliun.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya