Berita

Presiden Prabowo Subianto memimpin panen padi serentak di 14 provinsi di Majalengka, Jawa Barat, Senin 7 April 2025/Ist

Politik

RUMI: Presiden Prabowo Tunjukkan Langkah Nyata Menuju Kedaulatan Pangan

RABU, 30 APRIL 2025 | 09:05 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Langkah-langkah Presiden Prabowo Subianto dalam membenahi sektor pangan nasional sudah berada di jalan yang tepat.

Dikatakan Sekretaris Jenderal Relawan untuk Majukan Indonesia (RUMI), Irfan Ahmad Fauzi, dalam waktu yang relatif singkat, pemerintahan Prabowo telah berhasil menggeser paradigma dari ketergantungan impor menjadi negara produsen yang percaya diri.

“Enam bulan bukan waktu yang lama, tapi kita sudah menyaksikan hasilnya. Pemerintah tidak sekadar bicara kemandirian pangan, tapi benar-benar bekerja mencapainya,” ujar Irfan kepada wartawan, Rabu 30 April 2025.


Irfan menilai bahwa Indonesia berada di titik balik. Produksi beras nasional meningkat signifikan, petani lebih sejahtera, dan intervensi pemerintah hadir tepat pada waktunya.

“Selama ini, petani kita seringkali dibiarkan bertarung sendirian. Harga jatuh, pupuk langka, infrastruktur terbatas. Tapi sekarang, kita mulai melihat perubahan, distribusi pupuk diperbaiki, harga panen dilindungi, dan Bulog aktif menyerap hasil tani,” tuturnya.

Irfan menekankan bahwa apa yang dilakukan pemerintahan Prabowo bukan hanya soal pangan, tetapi soal kedaulatan.

Lebih lanjut, Irfan mengapresiasi upaya pemerintah dalam mendorong keberpihakan pada petani. Penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang menjamin keuntungan petani dan reformasi sistem subsidi pupuk menunjukkan bahwa negara hadir secara konkret dalam mendukung sektor pertanian.

“Petani adalah pahlawan pangan, dan untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, suara mereka didengar dan kebutuhan mereka dijawab. Ini bukan hanya soal produksi, ini soal martabat,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya