Berita

Fotokopi ijazah Joko Widodo yang beredar di media sosial/Net

Politik

Kasus Ijazah Diberitakan Media Asing, Dokter Tifa: Hati-hati Pak Jokowi

RABU, 30 APRIL 2025 | 06:26 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tifauzia Tyassuma atau yang lebih dikenal publik dengan nama Dokter Tifa memperingatkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi agar berhati-hati terkait dugaan ijazah palsu dari Universitas Gadjah Mada (UGM) karena sudah diberitakan media internasional.

Diketahui, The Star Online, sebuah situs berita pertama Malaysia, dalam berita berjudul "Jokowi to face two lawsuits on diplomas, Esemka car", melaporkan bahwa saat ini Jokowi  berhadapan dengan dua tuntutan hukum terkait ijazah dan mobil Esemka. 

"Dugaan Ijazah Palsu sudah sampai di Media Internasional. Jokowi sejak sekarang harus menghitung langkah, sebab sebetulnya langkah apapun yang dilakukan menuju ke jurangnya sendiri," kata Dokter Tifa melalui akun X miliknya, dikutip Rabu 30 April 2025.


Dokter Tifa turut menyindir terkait matahari kembar. Dengan menyebut matahari kembar ditolak dan matahari ilegal akan terus berusaha untuk dipadamkan.

"Semesta menolak matahari kembar. Matahari cukup satu. Dan ketika matahari ilegal menolak padam, semesta  akan menggerakkan segenap kekuatan untuk memadamkan matahari itu," kata Dokter Tifa.

"Tanda-tanda kekuatan untuk memadamkan matahari ilegal, adalah PEMBERITAAN MEDIA INTERNASIONAL! Hati-hati, pak Jokowi. Hati-hati," sambungnya.

Sebelumnya, Dokter Tifa menyebutkan bahwa Jokowi lebih dulu diwisuda baru kemudian skripsinya memperoleh pengesahan.

"Dalam ijazah tersebut, mahasiswa bernama Joko Widodo lulus pada 5 November 1985. Tapi di skripsinya itu dia mendapatkan pengesahan pada 11 November 1985. Artinya dia wisuda dulu baru pengesahan skripsi. Lucu kan," pungkas Dokter Tifa.





Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya