Berita

Bupati Merauke Yoseph B. Gebze (kedua dari kiri) bersama Kepala Bappenas Rachmat Pambudy dan Menteri Keluatan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono/Ist

Nusantara

Merauke Siap jadi Lokomotif Ekonomi Nasional Lewat Program Kelautan

SELASA, 29 APRIL 2025 | 23:40 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Bupati Merauke sekaligus Bakal Calon Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Merauke, Yoseph B. Gebze, kembali menunjukkan kepemimpinannya di tingkat nasional.

Berkunjung ke ruang kerja Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy di Jakarta beberapa waktu lalu, Yoseph memimpin langsung penyampaian enam program strategis untuk mendorong sektor kelautan dan perikanan Merauke menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono beserta jajarannya serta Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Merauke.


Dalam kesempatan tersebut, Yoseph mengajukan enam terobosan penting, di antaranya terkait transportasi Ikan di Sentra Produksi sebagai usulan kebijakan nasional untuk mempercepat distribusi hasil tangkapan dan mengurangi kerugian pasca panen.

“Selanjutnya, penguatan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) untuk meningkatkan kapasitas Pelabuhan Perikanan Nusantara Merauke sebagai pusat logistik kelautan modern,” kata Yoseph dalam keterangannya, Selasa malam, 29 April 2025.

Terobosan berikutnya, lanjut dia, penetapan Merauke sebagai Koridor Logistik Ikan Nasional. Hal ini mendorong penguatan pencatatan produksi, peningkatan PNBP, dan optimalisasi Dana Bagi Hasil sektor perikanan.

“Kita perlu pembentukan Pos Lintas Batas Terpadu di Torasi untuk memperkuat pengawasan terhadap illegal fishing dan aktivitas lintas batas ilegal,” jelasnya.

Kemudian, sambungnya, Merauke perlu pengembangan kawasan perikanan budidaya guna meningkatkan produksi pangan laut dan memperluas usaha perikanan berkelanjutan.

“Terakhir, kita perlu pengawasan terpadu oleh PSDKP agar mengoptimalkan pengelolaan dan perlindungan sumber daya kelautan melalui pengawasan berkelanjutan,” pungkasnya.

Semua program yang diajukan mendapat sambutan positif dari Menteri Kelautan dan Perikanan. Trenggono langsung menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh implementasi di lapangan.

Melalui terobosan ini, Yoseph menegaskan komitmennya bahwa Merauke bukan sekadar wilayah terluar Indonesia, tetapi merupakan pusat pertumbuhan baru ekonomi kelautan nasional.

Sebagai pemimpin daerah dan bakal calon Ketua HNSI Merauke, Yoseph terus mendorong visi besar ‘Merauke Bergerak, Laut untuk Masa Depan Indonesia’.

Menanggapi langkah tersebut, Ketua Plt DPD HNSI Papua Selatan, Fredy Fernandus Aronggear dan Sekretaris DPD HNSI Papua Selatan Paskalis Imadawa menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya serta mendukung program pemerintah Daerah kabupaten Merauke, terhadap upaya dan keberanian Yoseph B. Gebze.

"Kami sangat bangga dan mendukung penuh inisiatif Bupati Merauke. Terobosan-terobosan ini tidak hanya membuka peluang baru bagi nelayan dan masyarakat pesisir Merauke, tetapi juga memperkuat peran strategis Papua Selatan dalam kedaulatan pangan laut,” ujar Fredy Aronggear.

“Secara khusus, perhatian besar kepada nelayan Orang Asli Papua (OAP) di Merauke menjadi langkah nyata untuk memastikan bahwa masyarakat adat menjadi pelaku utama dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan," tambahnya.

Menurut dia, sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi nelayan seperti HNSI sangat penting untuk mewujudkan kesejahteraan nelayan yang berkelanjutan, mempercepat pengentasan kemiskinan di kampung-kampung pesisir, serta mengoptimalkan potensi kelautan sebagai kekuatan ekonomi masyarakat terkhusus nelayan lokal Merauke.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya