Berita

Kapolres Bantul AKBP Novita Eka Sari/Ist

Presisi

Optimalisasi Lahan Tanam di Bantul, Sinergi Kolaboratif Swasembada Jagung 2025

SELASA, 29 APRIL 2025 | 16:19 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Upaya pengoptimalan lahan pertanian Kapolres Bantul AKBP Novita Eka Sari bersama Kelompok tani Pedukuhan Cangkring, Kelurahan Poncosari, Srandakan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, berbuah pujian.

Upaya itu menjadi contoh sukses panen perdana di lahan non lahan baku sawah (LBS) Kabupaten Bantul dengan hasil 7,32 ton/hektar mendekati produktivitas lahan sawah.

Dikatakan AKBP Novita, hal ini merupakan program sinergi Kepolisian Resor dengan pemerintah daerah setempat dan masyarakat.


"Setelah tiga bulan tanam, kita melaksanakan panen dan hasilnya cukup memuaskan. Setelah dihitung petani, dari satu hektare lahan memperoleh 7,32 ton untuk panennya. Ini mendekati atau hampir sama dengan hasil yang ditanam di lahan baku sawah," ujar Novita dalam keterangan tertulis, Selasa 29 April 2025.

Pujian pada Novita disampaikan Irwasum Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo, selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan.

Komjen Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan nasional tidak lepas dari sinergi masif antara Polri, Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, kelompok tani, dan seluruh stakeholder terkait.
 
“Kolaborasi ini adalah kunci utama dalam mendorong swasembada pangan, khususnya jagung, sebagai bentuk kontribusi nyata Polri dalam mendukung visi Presiden Prabowo Subianto,” kata Dedi .  

Dia melansir data per 25 April 2025 tentang pencapaian program kedua ketahanan pangan Polri di antaranya dari total lahan tanam jagung 161.508,25 hektar. Terdiri dari lahan produktif 144.177,00 hektar yang terbagi lahan monokultur 138.047,10 hektar, lahan tumpang sari 6.129,90 hektar, dan pekarangan pangan bergizi 17.331,25 hektar.   

“Ekspansi lahan ini merupakan hasil optimalisasi lahan tidur dan pekarangan, yang didukung teknologi monitoring berbasis data yang dihimpun satgas ketahanan pangan Polri bersama stakeholder terkait untuk memastikan efektivitas penanaman,” jelas Dedi .  

Hal ini sejalan dengan data yang dilansir BPS 8 April 2025 lalu, Produksi Jagung Periode Januari-Maret 2025 Meningkat Signifikan  Luas panen jagung pipilan Februari 2025 mencapai 0,33 juta hektar naik 114,17 persen dari 2024. Produksi jagung pipilan kering (kadar air 14 persen) juga melonjak 122,43 persen menjadi 1,86 juta ton.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya