Berita

Rhoma Irama bersama pejabat struktural KPK di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jakarta, Selasa, 29 April 2025/RMOL

Hukum

Rhoma Irama Berdendang di KPK Dukung Prabowo Bersihkan Korupsi

SELASA, 29 APRIL 2025 | 14:30 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Penyanyi dangdut senior, Rhoma Irama menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto telah bertekad untuk membersihkan korupsi dari Indonesia. Untuk itu, peran dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sangat penting dalam mewujudkan tekad tersebut.

Hal itu disampaikan Rhoma Irama saat hadir di acara Pagelaran Seni Musik dan Bimbingan Teknis Perempuan Antikorupsi Melalui Kesenian Angklung yang diselenggarakan KPK bersama Komunitas Angklung Perempuan Indonesia (API) di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jalan HR Rasuna Said Kav C1, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 29 April 2025.

Dalam sambutannya sebelumnya bernyanyi, Rhoma Irama mengatakan, bahwa UUD 1945 Ayat 3 berbunyi bahwa tanah dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.


"Ialah konstitusi kita tentang kekayaan alam. Bapak Presiden Prabowo telah begitu bertekad untuk membersihkan korupsi dari Indonesia," kata Rhoma Irama.

Menurut dia, untuk mewujudkan tekad Prabowo itu, KPK sangat berperan penting untuk menghapuskan dan meminimalisir praktik korupsi dari Indonesia.

Ketua Partai Idaman itu pun mengaku bahwa dirinya mendapatkan kehormatan dari KPK karena bisa bergabung dan memberikan pencerahan terhadap orang-orang yang memiliki peluang untuk melakukan korupsi.

"Dengan harapan agar mereka yang punya niat untuk melakukan korupsi dari berbagai aspek kehidupan ini bisa tercerahkan. Karena setiap kejahatan harus terus dikumandangkan pencegahan-pencegahannya," tutur dia.

Rhoma Irama menilai, sikap KPK dalam hal pendidikan hingga Penindakan merupakan satu konstruksi yang sangat baik untuk meminimalisir korupsi di Indonesia.

"Dan kita semua berharap, kita doakan agar para pejabat Indonesia khususnya dan semua orang-orang, kita doakan agar mereka semua tidak suka kepada rompi oranye," pungkas Rhoma Irama.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:23

Api Ludeskan Rumah Tinggal di Cakung Timur

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:14

BNI Geber Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:01

Baznas dan Sound Rhythm Ajak Nonton Bola Sambil Sedekah

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:47

Rano Karno Targetkan 500 Penyanyi Tampil di Bundaran HI

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:16

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:00

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Capai 1,13 Juta Penonton

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:52

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:45

KPK Rampungkan Analisis Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:34

Wamen Investasi: Kepastian Hukum Jadi Faktor Penting Tarik Investor Asing

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:22

Selengkapnya