Berita

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal/Istimewa

Politik

Pemekaran Sungkai Bunga Mayang Akan Didorong Gubernur Lampung ke Pusat

MINGGU, 27 APRIL 2025 | 05:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan dukungan penuhnya terhadap upaya pembentukan Daerah Otonomi Baru Sungkai Bunga Mayang, pemekaran dari Kabupaten Lampung Utara.

Hal itu disampaikan Gubernur Mirza saat menghadiri acara Halal Bihalal masyarakat Sungkai Bunga Mayang di Gedung Bagas Raya, Bandar Lampung, Sabtu 26 April 2025.

Dalam sambutannya, Mirza menyampaikan bahwa perjuangan panjang selama lebih dari 20 tahun untuk mewujudkan kabupaten baru tersebut harus terus diperkuat dengan semangat kebersamaan dan konsistensi.


"Mudah-mudahan cepat terwujud. Mari kita sama-sama doakan kelancaran pemekaran Kabupaten Sungkai Bunga Mayang dan segera kita dorong ke pemerintah pusat," ujar Mirza, dikutip RMOLLampung, Sabtu 26 April 2025.

Putra daerah Lampung Utara itu menekankan bahwa pemekaran wilayah bukan sekadar soal administratif, melainkan merupakan upaya nyata memperluas keadilan pembangunan, meningkatkan layanan pendidikan dan kesehatan, serta memperkuat potensi ekonomi lokal.

Mirza juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah tersebut, sejalan dengan rencana pemekaran. Ia berkomitmen untuk memperbaiki fasilitas pendidikan di Sungkai Bunga Mayang agar tidak lagi terjadi ketimpangan akses pendidikan.

"Kami ingin kualitas pendidikan di Sungkai ke depan lebih baik, agar SDM kita tidak perlu keluar daerah untuk belajar," tegasnya.

Selain sektor pendidikan, Mirza juga mendorong pengembangan sektor ekonomi berbasis pertanian, khususnya komoditas jagung, untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah calon kabupaten baru ini.

Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan mendukung langkah-langkah strategis menuju terbentuknya Kabupaten Sungkai Bunga Mayang, sebagai bagian dari visi besar "Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas."

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya