Berita

Wakil Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), Rizal Fadillah/RMOL

Politik

Rizal Fadillah: Masih Saja Pak Jokowi Pakai Tangan Orang

MINGGU, 27 APRIL 2025 | 00:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemerhati politik dan kebijakan publik, Rizal Fadillah, mengaku tak habis pikir dengan sikap Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, lantaran menyuruh pihak lain untuk melaporkan dirinya ke polisi.

Hal itu disampaikan Rizal dalam wawancara eksklusif Redaktur Khusus RMOL, Saeful Zaman, melalui kanal Youtube RMOLTV, yang tayang pada Sabtu, 26 April 2025.

Dia mengatakan, dirinya dilaporkan bersama mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo, ahli digital forensik Rismon Sianipar, dan dokter Tifauzia Tyassuma. Mereka dilaporkan atas tuduhan penghasutan, karena menyoal ijazah Strata Satu (S1) Jokowi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang diduga palsu.


"Langkah hukum itu enggak terlalu bermasalah ya sebetulnya, karena saya juga sudah biasa lah berada di lapangan hukum, di ruang-ruang seperti itu," ujar Rizal.

Meski begitu, Rizal heran dengan pelaporan terhadap dirinya dan 3 orang lainnya tersebut, karena tidak sesuai dengan awal yang dia dengar dari pernyataan Jokowi.

"Cuma yang jadi masalah itu, yang tadinya kita tunggu rangkaian dari Pak Jokowi akan mengadukan empat orang, sebut empat nama. Sehingga kita menduga Pak Jokowi ini akan melakukan pelaporan," sambungnya menegaskan.

Wakil Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) itu mengklaim, apabila Jokowi sama-sama menggunakan jalur hukum, maka akan ada adu bukti hingga adu argumen.

"Tapi (saya kira) Pak Jokowi berani dan fair untuk melaporkan. Tiba-tiba kan muncul dari ormas nih, Relawan Pemuda patriot Nusantara itu kan yang melaporkan," katanya.

Oleh karena itu, dirinya menilai Jokowi tidak berani melapor ke polisi karena untuk menjaga namanya, namun justru akan berdampak negatif.

"Kita lihat kok Pak Jokowi pakai tangan-tangan (orang) lagi, sehingga sikap gentle-nya itu merosot lagi," demikian Rizal. 

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

UPDATE

13 Langkah Komprehensif Kuatkan Rupiah

Rabu, 03 Juni 2026 | 06:11

Dua Guru Magelang Didakwa Korupsi Modus Pungli Peserta PPG

Rabu, 03 Juni 2026 | 06:00

Bukan Dapur Asal Ngebul

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:26

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

Putusan MK soal Keterwakilan Kuota Perempuan Berikan Keadilan Gender

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:14

Syafrin Liputo Dituntut Bawa Jaksel Lebih Maju, Inklusif, dan Sejahtera

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:01

2.081 Polisi Kawal Ketat Piala AFF U-19 2026

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:22

Korban Kebakaran Kemayoran

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:19

Multipolaritas Harus Jadi Jalan Kerja Sama, Bukan Konfrontasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 04:09

KDM Sikat PKL Usai 30 Tahun Berkuasa di Bandung

Rabu, 03 Juni 2026 | 03:45

Selengkapnya