Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Apple akan Pindahkan Produksi iPhone dari China ke Negara Ini

SABTU, 26 APRIL 2025 | 13:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Apple berencana memindahkan sebagian besar produksi iPhone untuk pasar Amerika Serikat (AS) sebelum akhir tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan tarif impor dari China.

Dikutip dari Reuters, Sabtu 26 April 2025, untuk memuluskan rencananya, Apple saat ini tengah melakukan pembicaraan penting dengan dua perusahaan besar, Foxconn dan Tata,  dua perusahaan yang memiliki hubungan erat dalam rantai pasok Apple, khususnya di India.

Saat ini, Apple menjual lebih dari 60 juta iPhone di AS setiap tahun. Sekitar 80 persen dari iPhone tersebut masih diproduksi di China.


Pemerintah India, di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Narendra Modi, sudah sejak lama mendorong negaranya menjadi pusat produksi smartphone dunia. Namun, biaya bea masuk komponen di India lebih tinggi dibandingkan banyak negara lain, sehingga membuat produksi di sana jadi lebih mahal.

Menurut sumber, biaya produksi iPhone di India sekitar 5-8 persen lebih mahal dibandingkan di China. Bahkan dalam beberapa kasus, selisihnya bisa mencapai 10 persen.

Meski begitu, Apple terus meningkatkan produksi di India sebagai strategi menghadapi tarif dari kebijakan perdagangan Presiden AS sebelumnya, Donald Trump. Pada bulan Maret lalu, Apple mengirimkan iPhone senilai 2 miliar Dolar AS atau sekitar 600 ton dari India ke AS.

Pengiriman ini menjadi rekor bagi dua mitra Apple di India, yakni Foxconn dan Tata. Khusus Foxconn, mereka menyumbang sekitar 1,3 miliar Dolar AS dari total nilai ekspor tersebut.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya