Berita

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul saat membuka secara resmi Rakernas Pemuda Katolik 2025 di Hotel Green Forest, Bogor pada Jumat, 25 April 2025./Ist

Nusantara

Gus Ipul ajak Pemuda Katolik Jadi Agen Pembawa Nilai Kebangsaan dan Toleransi

SABTU, 26 APRIL 2025 | 11:21 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kader Pemuda Katolik harus jadi agen pembawa nilai kebangsaan dan toleransi, serta terus hadir di tengah-tengah masyarakat.

Pesan itu disampaikan oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul saat membuka secara resmi Rakernas Pemuda Katolik 2025 di Hotel Green Forest, Bogor pada Jumat, 25 April 2025.

“Kepada Pemuda Katolik untuk terus menjadi bagian dari program strategis pemerintah. Jadilah agen pembawa nilai kebangsaan, toleransi, dan solidaritas,” kata Gus Ipul.


Tak hanya itu, Gus Ipul juga memberikan apresiasi tinggi atas kiprah Pemuda Katolik dalam berbagai program sosial, salah satunya membantu korban bencana di NTT. 

"Pemuda Katolik menempatkan dirinya bukan sekadar sebagai organisasi, tapi sebagai gerakan anak muda Katolik yang relevan, progresif, dan siap mengambil bagian dalam perjalanan panjang menuju Indonesia Emas 2045," ucapnya. 

Sementara itu Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Gusma, dalam menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinya tak bisa lagi hanya berputar di lingkaran internal.

"Sudah saatnya bergerak keluar, memperluas pengaruh, dan hadir sebagai mitra strategis dalam pembangunan nasional," kata Gusma.

Artinya, gerakan Pemuda Katolik harus naik kelas dengan memperkuat ekosistem kader.

"Selain itu membangun jejaring strategis, dan hadir dalam isu-isu penting seperti lingkungan hidup, stunting, human trafficking, hingga ekonomi digital," katanya. 

Adapun acara Rakernas bertema “Kolaborasi Gerakan Nasional Pemuda Katolik dan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045” berlangsung selama tiga hari, 25–27 April 2025 dengan dihadiri oleh ratusan kader dari seluruh Indonesia, mulai dari Pengurus Pusat, Komisariat Daerah, hingga Komisariat Cabang.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Gus Lilur Laporkan Dugaan Jual Beli Suara Muktamar NU ke KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:20

Ledakan Besar Guncang Pasar Cimanggis-Ciputat, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Kamis, 15 Oktober 2026 | 00:00

Danantara Minta Maaf dan Ambil Alih PLN Batam Usai Listrik Padam

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:36

Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasikan Beasiswa Pendidikan untuk Anak Papua

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:08

Ijazah Keluarga Jokowi itu Terus Melahirkan Masalah Bangsa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:54

GoTo Gelar RUPSLB, Restui Pembatalan Saham Tresuri dan Perombakan Direksi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:26

Terdakwa Pemerasan Bangun Paulus Dijemput Paksa di Tempat Hiburan, Alasan Mangkir Sakit

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:17

Kaya Omega-3, Bumi Wijaya Pilih Ikan Sidat untuk Gizidat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:07

Indonesia-Malaysia Perkuat Kerja Sama Imigrasi, Pencegahan TPPO jadi Perhatian

Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05

Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Langkah Pemulihan Layanan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:52

Selengkapnya