Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Gen Z Australia Mulai Jauhi Kartu Kredit, Ini Sebabnya

SABTU, 26 APRIL 2025 | 07:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mayoritas anak muda di Australia, khususnya dari generasi Z, kini semakin enggan menggunakan kartu kredit. Sebagian besar dari mereka menganggap kartu kredit bisa membahayakan kondisi keuangan.

Hal ini terungkap dalam survei terbaru dari Afterpay, sebuah platform "beli sekarang, bayar nanti". Survei tersebut menunjukkan bahwa stres finansial menjadi alasan utama Gen Z (yang lahir antara 1996 hingga 2005) memilih menjauh dari kartu kredit.

Survei ini melibatkan 20.000 responden dari berbagai negara, termasuk lebih dari 4.300 warga Australia. Hasilnya, walaupun sekitar 4 dari 5 orang Australia sudah membuat anggaran belanja, 3 dari 4 orang mengaku kesulitan untuk mengikuti anggaran tersebut.


"Sekitar 38 persen responden hanya punya tabungan kurang dari 800 dolar Australia untuk keadaan darurat," menurut survey, dikutip dari 9News, Sabtu 26 April 2025

Terungkap bahwa, lebih dari 75 persen Gen Z merasa cemas atau stres karena tagihan kartu kredit. Mereka khawatir dengan tingginya bunga dan rumitnya syarat dan ketentuan kartu kredit.

Masalah utang juga menjadi perhatian. Lebih dari 1 dari 5 Gen Z yang disurvei diketahui memiliki utang kartu kredit sebesar 8.000 Dolar Australia atau lebih.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya