Berita

Pakar komunikasi politik, Effendi Gazali/Ist

Politik

Effendi Gazali Sindir Jokowi: Pamer Ijazah Bukan Masalah jika Lulus Kuliah

SABTU, 26 APRIL 2025 | 01:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi yang menolak ijazah dari Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk difoto, direspons pakar komunikasi politik, Effendi Gazali. 

"Kalau ijazah saya boleh difoto supaya bisa tahu persis ada masalah atau tidak," kata Effendi dalam sebuah wawancara di stasiun televisi swasta yang dikutip Sabtu 26 April 2025.

Effendi menegaskan bahwa memamerkan ijazah bukanlah masalah besar apabila yang bersangkutan benar-benar lulus dari kampus UGM.


"Ini masalah yang semelekete yang harusnya tidak menjadi masalah kalau kita pernah (lulus) kuliah. Saya ajak semua orang, ayo posting ijazah kita di media sosial kita, dengan tulisan ini ijazahku, mana ijazahmu. Kalau bangga, berbahagialah almamatermu. Kalau malu, mungkin ada masalah dengan ijazah," kata Effendi. 

Dalam konteks budaya pendidikan, menurut Effendi, setiap orang harus bangga dengan ijazahnya dan tidak untuk disembunyikan. 

"Ini mungkin mereka merasa isu ini yang paling kuat, bahkan bisa merembet ke ijazah-ijazah pihak lain, termasuk ijazah keluarga Pak Jokowi," kata Effendi.

Meski demikian, Effendi berterima kasih kepada Jokowi yang sudah memperlihatkan ijazahnya kepada sejumlah wartawan di Solo, meski tidak ada keterlibatan ahli yang bisa memutuskan.

"Lewat pengadilan akan ada orang yang bisa melakukan verifikasi secara ilmiah ijazah itu. Karena ijazah tidak berdiri sendiri, ada pembimbing skripsi, isi skripsinya seperti apa. Kemudian ijazah bisa dilihat secara detail," pungkas Effendi. 

Diketahui sebelumnya, mantan Menpora Roy Suryo, ahli digital forensik Rismon Sianipar, dan dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa pada 17 April 2025, bersama sejumlah anggota Tim Pembela Ulama dan Aktifis (TPUA), mendatangi UGM di Yogyakarta.

Kedatangan mereka untuk menuntut kampus itu menunjukkan ijazah Jokowi jika memang mantan presiden itu adalah alumni kampus tersebut. 

Namun UGM tidak bersedia menunjukkan ijazah karena hal itu menjadi hak pemegangnya. Dalam kesempatan itu, UGM menyatakan bahwa Jokowi adalah lulusan universitas tersebut.

Di hari yang sama, sekelompok massa yang terdiri dari tim pembela ulama dan aktivis mendatangi rumah Jokowi untuk meminta klarifikasi mengenai keaslian ijazahnya, mulai dari jenjang SMA hingga universitas di UGM. 

Pada momen itu, Jokowi menunjukkan ijazahnya ke wartawan dengan syarat tidak difoto atau diambil gambarnya.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya