Berita

Jumpa pers Ashoka Young Changemaker 2025/Ist

Nusantara

Ashoka Young Changemaker 2025 Dorong Anak Muda jadi Pemimpin Perubahan

SABTU, 26 APRIL 2025 | 00:21 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sebanyak 19 remaja dari berbagai daerah di Indonesia terpilih sebagai finalis Ashoka Young Changemaker (AYC) 2025. 

Mereka merupakan anak muda berusia 12 hingga 20 tahun yang menghadirkan solusi kreatif terhadap isu sosial dan lingkungan di sekitar mereka. 

Para finalis ini datang dari kota-kota seperti Jambi, Kubu Raya, Bandar Lampung, Surabaya, Kediri, Bandung, Yogyakarta, Boyolali, Semarang, Bekasi, hingga Jakarta.


Direktur Regional Ashoka untuk Asia Tenggara, Nani Zulminami menegaskan pentingnya melibatkan anak muda dalam perubahan sosial sejak usia dini. 

"Kami percaya bahwa semakin dini anak muda terlibat dalam aksi nyata di komunitasnya, semakin besar pula dampaknya bagi masa depan mereka dan lingkungan sekitar," kata Nani lewat keterangan tertulis, Jumat 25 April 2025.

Dalam proses seleksi yang diikuti oleh 356 pendaftar, tim Ashoka Indonesia menilai ide-ide inovatif dari para peserta, mulai dari tahap awal hingga wawancara. 

Mereka yang terpilih kemudian mempresentasikan gerakan sosialnya di hadapan para juri nasional pada 25 April 2025 di Jakarta.

Beberapa inisiatif yang diangkat oleh para finalis sangat beragam dan inspiratif. Ada yang membentuk tim anti-perundungan di sekolah untuk memutus budaya bullying, membangun ekonomi sirkular melalui pembangkit listrik dari kotoran sapi dan maggot, hingga mengajarkan remaja tunanetra agar melek teknologi digital.

Menurut CEO Tempo Digital (Tempo.co) yang juga merupakan salah satu panelis Ashoka Young Changemaker 2025, Wahyu Dhyatmika, program Ashoka Young Changemaker ini sangat penting untuk menemukan dan menyemaikan bibit-bibit pemimpin muda dari seluruh Indonesia. 

“Para finalis memulai program perubahan yang nyata untuk memperbaiki situasi di sekelilingnya dan menularkan keberanian untuk berbuat sesuatu di tengah kesulitan dan tantangan,” kata Wahyu.

Sementara, menurut panelis Michele Soeryadjaya, yang juga Director William & Lily Foundation, semua kandidat Ashoka Young Changemaker telah memberikannya harapan akan masa depan Indonesia yang lebih baik.

Ashoka Young Changemaker sendiri merupakan jejaring global bagi anak muda yang ingin menciptakan perubahan positif sejak usia dini. Di Indonesia, Ashoka telah bekerja dengan lebih dari 100 anak muda sejak 2005, dan program AYC yang digelar dua tahun sekali ini sudah melahirkan puluhan changemaker sejak 2019.

Berikut para remaja yang terpilih menjadi finalis Ashoka Young Changemaker 2025: 

1. Andhika S (15/Generasi Inspiratif Muda/Jambi);
2. Anisa M (20/Inovasi Kata Karsa/Kubu Raya, Kalimantan Barat);
3. Avhinza P (17/Sekolah Damai/Bandar Lampung, Lampung);
4. Chelsea G (19/Eco Oil/Surabaya, Jawa Timur);
5. Danendra F (18/Panoramind/Boyolali, Jawa Tengah);
6. Febriand V (20/Black Screen/Surabaya, Jawa Timur);
7. Grestine D (19/PARTY/Semarang, Jawa Tengah);
8. Hanna A (12/Jadikan Buku Teman Baikmu/Jakarta);
9. Izzudin A (18/Langgar Mu/Kediri, Jawa Timur);
10. Kanaya M (19/Edukasi Berjalan/Muara Bungo, Jambi);
11. Maylyn F (16/Educe/Bandung, Jawa Barat);
12. Michelle K (17/Book Buddies/Bekasi, Jawa Barat);
13. Nadia M (19/Daur Karbon/Yogyakarta);
14. Putri L  (18/Walice/Bandung, Jawa Barat);
15. Rana A (16/Jabar Tapa/Bandung, Jawa Barat);
16. Reva F (14/Intensifikasi Bunga Telang/Surabaya);
17. Salwa K (14/Readocil & Grandung/Jakarta);
18. Tsani R (17/Green Circle Sustainability/Yogyakarta);
19. Yugo 5 (16/Buta Digital Indonesia/Surabaya).

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya