Berita

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi/Net

Dunia

Jokowi dan Utusan Khusus Tiba di Roma untuk Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus

JUMAT, 25 APRIL 2025 | 11:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Utusan khusus Presiden Prabowo Subianto tiba di Roma untuk menghadiri pemakaman Paus Fransiskus.

Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, kepada wartawan pada Jumat, 25 April 2025.

"Berdasarkan informasi tadi malam semua sudah berangkat dan berdasarkan perhitungan waktu, beliau-beliau sudah sampai di Roma," ujar Prasetyo.


Utusan khusus berangkat menuju Vatikan pada Kamis, 24 April 2025 malam. Empat utusan khusus tersebut  adalah Presiden Ke-7 Joko Widodo, Menteri HAM Natalius Pigai, Wamenkeu Thomas Djiwandono, dan Ignasius Jonan.

Prasetyo menegaskan, para utusan telah membawa surat pribadi dari Presiden Prabowo untuk diberikan kepada pemerintah Vatikan. Prasetyo memastikan para utusan akan hadir dalam upacara penghantaran yang akan dilakukan pemerintah Vatikan untuk mendiang Paus Fransiskus.

"Utusan-utusan khusus dari Bapak Presiden Prabowo akan menghadiri pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan," sambungnya menegaskan.

Mengenai isi surat pribadi Prabowo, Prasetyo mengatakan, tidak ada pesan khusus, yang spesifik dititipkan kepada empat utusan khusus kepada Vatikan, selain ungkapan duka cita yang dalam dan harapan agar semangat Paus Fransiskus untuk membela pihak yang lemah tetap diteruskan. 

"Berharap semangat Paus Fransiskus untuk keberpihakan kepada yg lemah, kepada yang miskin, pembelaan kepada yang tertindas, nilai-nilai itu adalah nilai-nilai kemanusiaan yang ditinggalkan Paus Fransiskus dan wajib kita teruskan," katanya. 

Misa pemakaman Paus Fransiskus dijadwalkan di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, pada Sabtu 25 April 2025 pukul 10.00 Waktu setempat atau sekitar pukul 15.00 WIB. 

Ketua Dewan Kardinal Takhta Suci Kardinal Giovanni Battista Re bakal memimpin misa pemakaman yang juga dihadiri oleh para patriark, kardinal, uskup agung, uskup, dan imam dari seluruh dunia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya