Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Ketidakpastian Tarif Bebani Pasar, Dolar AS Tersungkur

JUMAT, 25 APRIL 2025 | 08:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kurs Dolar Amerika Serikat (AS) mencatat penurunan tajam yang dipengaruhi oleh data ekonomi yang beragam dan  sinyal Federal Reserve (The Fed) yang dovish. 

Setelah mencapai level tertinggi, indeks Dolar AS (DXY) berbalik arah dan berada di sekitar 99,41, atau turun 0,37 persen, pada penutupan perdagangan Kamis 24 April 2025 atau Jumat dini hari WIB. 

Sebelumnya, sejumlah aset Amerika, termasuk Dolar AS sempat menguat, yang didorong oleh melunaknya sikap Presiden AS Donald Trump terhadap China. 


Namun, pada Kamis, penguatan Dolar berakhir. China mengatakan tidak ada negosiasi yang dilakukan mengenai ekonomi dan perdagangan, dan mendesak Amerika untuk mencabut semua tindakan tarif sepihak jika benar-benar ingin menyelesaikan masalah.

Perseteruan AS-China berdampak pada pasar. Analis mengatakan, selalu saja ada jurang lebar antara AS dan China. 

Dolar AS anjlok terhadap Yen. Turun 0,54 persen menjadi 142,700, tetapi masih di atas 140 yang ditembus pekan lalu. 

Franc Swiss, yang berada pada posisi terkuatnya terhadap Dolar dalam lebih dari satu dekade sebagai akibat dari arus masuk safe haven yang besar bulan ini, melesat, menyebabkan greenback melorot 0,33 persen menjadi 0,82795 Franc.

Poundsterling menguat 0,55 persen menjadi 1,3325 Dolar AS. 

Menteri Keuangan Inggris, Rachel Reeves, Kamis, mengatakan dia yakin pemerintah dapat mencapai kesepakatan perdagangan dengan AS.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya