Berita

Empat parpol nonparlemen dukung Nanda-Anton di PSU Pesawaran/Istimewa

Politik

PSU Pesawaran, Empat Partai Non-Parlemen Targetkan 30 Ribu Suara untuk Nanda-Anton

JUMAT, 25 APRIL 2025 | 03:28 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

RMOL.  Empat partai nonparlemen secara resmi mendeklarasikan dukungan terhadap pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran nomor urut 02, Nanda Indira Bastian-Antonius Muhammad Ali (Nanda-Antonius) pada pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Pesawaran. 

Ketua Partai Ummat Pesawaran, Ismail Saidi mengatakan, deklarasi empat partai nonparlemen pendukung paslon nomor urut 02 untuk menguatkan dukungan pada PSU Pilkada Pesawaran yang digelar pada Sabtu mendatang, 24 Mei 2025. 

"Deklarasi ini sebagai bentuk dukungan bulat dari kami partai nonparlemen kepada pasangan calon nomor urut 02, Nanda-Antonius pada PSU Pilkada Pesawaran," kata Ismail Saidi, diwartakan RMOLLampung, Kamis 24 April 2025. 


Dia menjelaskan, dukungan dilakukan setelah empat partai melakukan telaah berdasarkan program, visi dan misi paslon 02 untuk membangun Kabupaten Pesawaran lebih baik lagi pada periode 2025-2030 mendatang. 

"Kami menilai program, visi dan misi paslon 02 bisa terwujud karena paslon ini punya hubungan vertikal dengan Gubernur Lampung dan Presiden RI. Paslon 02 bisa menarik dana dari anggaran pusat dan anggaran Provinsi Lampung, mewujudkan pembangunan di Kabupaten Pesawaran yang lebih baik lagi," jelasnya.

Dia menambahkan, dengan dukungan dari empat partai nonparlemen, paslon 02 diyakini bisa meraih kemenangan pada PSU Pilkada Pesawaran, dengan cara mengalihkan dukungan sebelumnya dari paslon 01, Aries Sandi DP-Supriyanto, pada Pilkada serentak 2024 lalu. 

"Pada Pilkada sebelumnya kita dukung paslon 01, dan akan kita alihkan untuk mendukung paslon 02, Nanda-Anton pada PSU Pilkada Pesawaran dengan target 30 ribu suara," tandasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya