Berita

Suasana sidang terdakwa Hasto Kristiyanto/RMOL

Hukum

Sekjen DPR dan Kemendagri Terima Suap PAW Harun Masiku

KAMIS, 24 APRIL 2025 | 18:32 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sekjen DPR dan Kementerian Dalam Negeri ternyata ikut menikmati uang suap untuk memuluskan Harun Masiku menjadi anggota DPR.

Skenario bagi-bagi duit untuk Sekjen DPR dan Kemendagri diungkap Tim Hukum DPP PDIP yang kini berstatus tersangka perintangan penyidikan kasus Harun, Donny Tri Isiqomah, saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang terdakwa yang juga Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.

Sidang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis, 24 April 2025. Donny Tri Isiqomah menuruskan pengakuan dari kliennya Saeful Bahri yang merupakan kader PDIP dan terkait kasus yang sama sudah divonis penjara 1 tahun 8 bulan.


Awalnya, Jaksa KPK mendalami pengetahuan Donny terkait aliran uang untuk pengurusan agar Harun Masiku menjadi anggota DPR Fraksi PDIP dari Dapil Sumatera Selatan I menggantikan Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia.

KPU mengalihkan suara Nazarudin kepada Riezky Aprilia yang menerapkan pergantian antarwaktu (PAW) sebab mendapatkan perolehan suara terbanyak kedua. Namun, Rapat Pleno PDIP menginginkan agar Harun Masiku yang dipilih menggantikan Nazarudin, dan untuk memuluskannya uang suap pun disebar. 

"Jadi setelah Saeful menawarkan diri kepada saya, saya nggak tahu berapa minggu kemudian, tolong nanti diperdengarkan percakapannya, Saeful telepon saya. Seingat saya tugas teknis itu hanya mengantarkan surat dan melobi. Tiba-tiba Saeful telepon saya, nanti aku mintakan duit kepada Harun. Sekitar 2,5M biayanya, saya masih ingat, 1,5M buat KPU, 1M buat Sekjen DPR, 1M buat Sekjen Kemendagri," kata Donny.

Donny mengaku kaget karena jatah untuk Sekjen DPR dan Kemendagri dianggapkan berlebihan. Namun dia mengaku tidak merespons. Percakapan antara Donny dan Saeful terjadi sekitar September 2019.

"Saya hanya bisa jawab, jangan dipatok dulu, maksud saya ada kalimat saya jangan dipatok dulu, maksud saya loh kok jadi main duit gitu. Nah, sudah gampang gitu, terus saya bilang, ya sudah buat saya mana, sengaja saya buat kayak gitu, kalau sampai habis segitu, ya mending kasih saya sebagai lawyer fee," turut Donny.

Setelah itu kata Donny, tidak ada lagi percakapan lanjutan mengenai uang jatah Sekjen DPR dan Kemendagri dengan Saeful Bahri.

"Saeful ke saya sempat WA, ya saya pasif saja karena tugas saya kan memang untuk, ya terserah lu deh, yang penting kapan presentasiku, aku sudah menyiapkan langkah hukumnya," pungkas Donny.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya