Berita

Analis komunikasi politik Hendri Satrio/Ist

Politik

Gotong Royong Bawa Indonesia Keluar dari Kondisi Tidak Baik-baik Saja

KAMIS, 24 APRIL 2025 | 16:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Presiden ke-13 RI, KH Ma'ruf Amin, memberikan pesan penting untuk Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. 

Wejangan tersebut disampaikan usai menghadiri halal bihalal di rumah dinas Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar di Jalan Widya Chandra IV, Jakarta Selatan, Minggu 20 April 2025.

Maruf menyoroti kondisi bangsa yang menurutnya sedang tidak dalam keadaan baik-baik saja, sehingga menuntut kerja keras dan kesatuan dari seluruh elemen kabinet baru.


Analis komunikasi politik Hendri Satrio setuju dengan pernyataan Ma'ruf Amin tersebut. Hensat, sapaan akrabnya, melihat situasi politik dan ekonomi global saat ini sedang tidak menentu yang mengakibatkan terjadi dinamika dalam negeri. 

"Saya setuju dengan pernyataan Pak Ma'ruf Amin bahwa situasi sedang tidak baik-baik saja. Tapi bukan berarti kemudian kita hanya menyalahkan pemerintah," kata Hensat lewat kanal YouTube miliknya, Kamis 24 April 2025.

Ia menekankan bahwa dalam menghadapi krisis, mentalitas gotong-royong, atau yang ia sebut dengan istilah khas "holopis kuntul baris", harus kembali dihidupkan.

Menurutnya, kebanggaan sebagai bangsa Indonesia tidak cukup hanya dengan simbol dan retorika, tapi perlu diwujudkan dalam tindakan kolektif.

"Bersama-sama kita menghadapi situasi ini dan bersama-sama juga kita menjaga Indonesia supaya bisa kinclong," jelasnya.

Founder Lembaga Survei Kedai KOPI itu tak hanya bicara soal semangat kebangsaan. Hendri juga menyoroti urgensi langkah hukum untuk mengatasi korupsi yang masih merajalela. 

Dia mendorong agar Undang-undang Perampasan Aset bagi koruptor segera ditandatangani. Meski begitu, Hensat menyadari bahwa agenda Parlemen Senayan sepertinya lebih memprioritaskan RUU KUHP dan RUU Polri.

“Tapi mudah-mudahan (Perampasan Aset) bisa lah, apapun itu kita perlu ada pemasukan," tandas Hendri Satrio.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Sempat Kaget, Legislator Golkar Bersyukur Budi Arie Klarifikasi dan Minta Maaf

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:20

KPK Tahan Gatot Heroe Hernanda, Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:10

DPRD Siap Bongkar Oknum Parpol dan Ormas Minta Jatah Proyek SD Rembang

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:05

Netflix Umumkan Pemeran Baru One Piece Season 3, Siap Hidupkan Kisah Battle of Alabasta

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:53

Bank Berwenang Menunda Transaksi Sesuai UU TPPU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:52

Daftar 6 Perusahaan di Kalimantan Disanksi Kemenhut Buntut Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:49

Unhan Terbitkan Edaran Penggunaan Hijab bagi Kadet Putri Muslim

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:44

Diduga Terima Mobil hingga Rumah Mewah, Anggota DPRD Kota Bengkulu Diselidiki KPK

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:37

Pertamina Eco RunFest 2026, Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:27

Lolly Suhenty: Kerja Kehumasan Bawaslu Menjaga Halaman Rumah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:26

Selengkapnya